1.200 KK Keramasan Terima BPNT

0
29

Tri

beritasebelas.com,Palembang – Pemerintah Kota Palembang melalui Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati salurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial ke 1.200 kartu keluarga.

Lurah Keramasan, Nazarudin mengatakan, program BPNT Kementerian Sosial merupakan program Nasional diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan tersebut, berupa voucer belanja kebutuhan pokok seperti beras dan gula, senilai Rp 110 ribu dengan estimasi 10 kg beras ditambah gula.

[Warga di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati menerima Bantuan Pangan Non Tunai dari Kementerian Sosial – Foto beritasebelas]
“Voucer itu bisa di belanjakan di e-Warung yang sudah memiliki mesin Electronic Data Capture (EDC), untuk Kelurahan Keramasan sudah ada 4 warung yang memiliki EDC,” ujarnya, Minggu 27 Agustus 2017.

Dijelaskannya, tidak semua warga bisa mendapatkan program BPNT tersebut, karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi penerima program BPNT Kementerian Sosial, seperti, berpenghasilan rendah, janda, dan belum pernah mendapatkan bantuan dari program pemerintah lainnya.

“Untuk penyalurannya menggandeng Bank BRI. Dimana setiap penerima BNPT mendapatkan semacam kartu ATM yang ada voucer senilai Rp 110 ribu untuk dibelanjakan di e-Warung. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang kurang mampu,” ungkapnya.

Sedangkan penanggungjawab BRI Wilayah Keramasan program BPNT, M Suherlan mengatakan, penyaluran itu sudah memasuki tahapan kedua. Penyaluran pertama disalurkan pada 460 KK, selanjutnya penyaluran kedua dilakukan pada 740 KK dengan total 1.200 KK.

“Jadi setelah data warga penerima terkumpul. Kami langsung buatkan rekening khusus bagi penerima agar dapat membelanjakan voucer itu,” katanya.

Salah satu warga, penerima program BPNT, Maimunah (63) mengatakan, ia sangat senang dengan bantuan tersebut, dan berharap bantuan itu bergulir setiap bulan untuk meringankan beban hidup.

“Kami harap program ini berjalan terus,”pungkasnya.

print