60 Persen Lulusan SMKN 1 Palembang Terserap ke DUDI

0
41

Arto

[Pelepasan siswa kelas XII SMK Negeri 1 Palembang di Gedung Sri Melayu Palembang – foto Arto beritasebelas]
beritasebelas.com,Palembang – Euforia pelepasan atau lebih dikenal dengan pesta kelulusan kadang menjadi dilema bagi para siswa. Apalagi bagi mereka yang bingung usai lulus mau berbuat apa dan mau kemana.

Namun ternyata kebingungan itu tidak melulu terjadi bagi semua calon lulusan SMK yang harus bingung mencari pekerjaan. Seperti yang dialami calon lulusan SMK Negeri 1 Palembang ini.

Pasalnya, dari 558 lulusan 60 persen diantaranya sudah terserap di Dunia Kerja dan Dunia Industri (DUDI) sementara sisanya melanjutkan ke perguruan tinggi dan juga membuka usaha.

Kepala SMK Negeri 1 Palembang, Hijrah Baiti mengungkapkan, meski belum dinyatakan lulus namun 60 persen siswa kelas XII SMK Negeri 1 Palembang sudah diterima DUDI yang berasal dari berbagai perusahaan di Sumatera Selatan yang sudah menjalin kerja sama dengan pihak SMKN 1 Palembang.

“Total siswa kelas XII SMKN 1 Palembang sebanyak 558 orang. 125 siswa diantaranya sudah diterima di mall, 35 siswa diterima di mini market dan lain sebagainya,” ungkapnya disela kegiatan pelepasan siswa kelas XII di Gedung  Sri Melayu Palembang, Rabu 25 April 2018.

Dijelaskan Hirjah, untuk siswa yang melanjutkan ke pendidikan tinggi sendiri, tidak begitu banyak hanya beberapa orang saja. Yakni delapan siswa diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan satu orang siswa mendapatkan beasiswa ke salah satu kampus di China. “Kita memang sudah ada kerja sama bersama pihak Mr Thang. Tahun ini ada satu siswa yang dinyatakan lulus besiswa ini, untuk tahun lalu ada dua siswa,” paparnya.

Menurutnya, pihak SMKN 1 Palembang sendiri telah melakukan kerja sama dengan pihak DUDI mencapai 72 perusahaan yang tersebar di Provinsi Sumsel. sejumlah perusahaan tersebut akan melakukan rekrutment secara langsung di sekolah untuk menjaring siswa yang belum mendapatkan beasiswa ataupun diterima di DUDI sebelumnya.

“Bagi siswa yang belum  diterima  DUDI ataupun PTN bisa memilki kesemp[atan ikut rekrutment di sekolah oleh pihak DUDI,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Kurikulum SMK Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Yose Aprizal mengatakan, pihak Dinas Pendidikan terus mendorong SMKN agar menyiapkan lulusan yang siap diserap oleh piah DUDI. Hal ini tidak terlepas dari tujuan utama SMKN yang menciptakan generasi yang siap kerja.

“Untuk di Sumsel data secara pasti jumlah siswa yang diserap DUDI ataupun melanjutkan ke PTN baik dalam maupun luar negeri belum terdata secara lengkap. Sebab, pihak sekolah belum melaporkan datanya ke pihak Disdik karena mereka belum dinyatakan lulus,” terangnya.

Akan tetapi, menurutnya, wacana SMKN belajar empat tahun menjadi salah satu upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan Sumatera Selatan agar lulusan SMKN semakin banyak diserap DUDI pada tahun mendatang. Hal ini berkaca dari larisnya kompetensi keahlian belajar empat tahun di daerah Jawa.

“Di Sumsel sendiri jumlah kompetensinya hanya 41 macam. Namun, untuk penerapan SMKN bejalar empat tahun hanya pada jurusan tertentu saja,” pungkasnya.

print