8 Tahun Menabung, Petugas Kebersihan Pergi Haji

0
3

[Pairun Manut (berdiri diatas bentor) petugas kebersihan yang akan berangkat naik haji, saat melakukan pekerjaannya sebagai petugas kebersihan – A Yudiansyah/beritasebelas.com]

A Yudiansyah

beritasebelas.com, Lahat – Pairun Manut (57) warga RT 12/3, Kelurahan Gunung Gajah, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat ini tinggal hanya menghitung hari untuk dapat menggapai impiannya, melaksanakan rukun Islam yang ke lima menunaikan ibadah haji. Pairun Manut merupakan salah seorang dari 265 orang jamaah haji asal Kabupaten Lahat.

Pairun tidak pernah menyangka keinginan yang timbul dari lubuk hatinya yang paling dalam tersebut, dapat terlaksana. Pairun yang hanya tenaga kerja sukarela (TKS) yang bekerja sebagai petugas kebersihan di Kecamatan Kota Lahat, kini tengah bersiap untuk memenuhi panggilan Allah SWT, melaksanakan rukun Islam yang kelima.

Mimpi Pairun yang ingin berangkat haji dimulai sejak tahun 2009, Pairun yang cukup ulet saat bekerja, bahkan dihadapan Bupati saat itu Syaifuddin Aswari Rivai, Pairun berani mengusulkan bentor untuk mengangkut sampah ditiap Kelurahan. Hal ini agar petugas kebersihan bisa dengan mudah mengangkut sampah dan meraih adipura.

Usul Pairun tersebut ternyata diterima dan tiap-tiap kelurahan dapat memiliki bentor masing-masing untuk mengangkut sampah-sampah. Hingga pada puncaknya, Lahat sudah beberapa kali meraih Adipura.

Atas kinerjanya tersebut, pada tahun 2011 Pairun diminta menghadap Bupati, dan diberikan uang sebesar Rp25 juta untuk pendaftaran berangkat haji. Tanpa pikir panjang, Pairun langsung menyetorkan uang tersebut sebagai uang Awal untuk berangkat haji.

“Saya waktu itu sangat kaget, serasa tak percaya. Namun, saya sangat bersyukur mungkin ini sebagai suatu jalan Allah memanggil saya untuk pergi ke tanah suci,” tuturnya saat ditemui disela-sela waktunya bekerja, Kamis 11 Juli 2019.

Biaya total yang diperlukan untuk mendaftar haji yang kini mencapai Rp 35 juta, membuat Pairun dengan tekad yang bulat menyelesaikan sisa pembayaran tersebut. Hasilnya, setelah 8 tahun menabung, kini Pairun bisa menyelesaikan pembayaran ubah berangkat haji tersebut dan akan berangkat pada 22 Juli 2018 pekan depan.

 

“Penghasilan saya pas-pasan hanya Rp 840 ribu per bulan, jadi sedikit demi sedikit uang tersebut saya tabungkan untuk pelunasan tersebut,” sampainya.

 

Kepala Kementerian Agama, Kabupaten Lahat, Drs H Rusidi Djafar melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Drs H M Gandil membenarkan Pairun Manut merupakan salah satu calon jamaah haji Kabupaten Lahat yang akan berangkat pada tahun 2019.

 

“Ya benar. Bapak ( Pairun ) berangkat tahun ini dari 265 Calon Jamaah haji, tanggal 22 Juli 2019 nanti akan dilepas langsung oleh Bupati untuk berangkat menuji asrama haji Palembang,” pungkasnya.

print