Anak-anak Banyuasin Rentan Terinfeksi Virus Rubella

0
48

Haqulana

beritasebelas.com,Banyuasin – Anak-anak di Kabupaten Banyuasin masih dihantui ketakutan terjangkit Virus Rubella. Pasalnya, hingga kini program vaksin virus mematikan itu belum sampai di Kabupten Banyuasin. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin, H Mgs Hakim.

Menurutnya, pemberian Vaksin Rubella merupakan program Nasional yang akan dilakukan kepada setiap anak di Indonesia tanpa terkecuali.

“Di sebagian kabupaten memang ada yang sudah dilakukan, tapi untuk di Banyuasin belum, rencananya awal 2018 mendatang,” jelas Hakim.

Dia menjelaskan, virus ini umumnya menyerang anak-anak remaja dan ibu hamil. Gejala penyakit ini biasanya ditandai dengan demam, sakit kepala, pilek, mata merah, pembengkakan kelenjar limfa pada telinga dan leher. Kemudian berbentuk bintik-bintik kemerahan yang awalnya muncul di wajah lalu menyebar ke badan, tangan, dan kaki.

“Begitu terinfeksi, virus akan menyebar ke seluruh tubuh dalam waktu 5 hari hingga 1 minggu. Potensi tertinggi penderita untuk menularkan rubella biasanya pada hari pertama sampai hari ke-5 setelah ruam muncul. Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter,” katanya.

Virus Rubella sangat mudah menular, utamanya dapat melalui butiran liur di udara yang dikeluarkan penderita melalui batuk atau bersin. Berbagi makanan dan minuman dalam piring atau gelas yang sama dengan penderita juga dapat menularkan Rubella.

“Biasakan menjaga hidup bersih dan sehat dan penuhi gizi yang cukup agar tidak mudah tertukar,” katanya.

Dia menambahkan, menurut data WHO, pada tahun 2016 di Indonesia terdapat lebih dari 800 kasus Rubella yang sudah terkonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium.

“Namun sejauh ini belum terindikasi terjadi di Banyuasin,” katanya.

Dirinya mengapresiasi keinginan mmasyarakat terhadap Vaksin Rubella. Ini artinya sosialisasi yang dilakukan sudah sampai.

“Mari kita sukseskan progam Nasional ini,” tutupnya.

print