Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dengarkan Penjelasan Gubernur

0
111

Beritasebelas.com

****

Advertorial

Oleh Rianto – poto Iwan Gur

[Pimpinan Dewan dan Wakil Gubernur H Ishak Mekki pada rapat paripurna XVII]
Gubernur Sumatera Selatan, yang di wakili H Ishak Mekki Wakil Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan nota jawaban/penjelasan di hadapan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada rapat paripurna XVII, pembicaraan ketiga, Selasa 21 Juni 2016.  Penyampaian penjelasan atau jawaban pihak eksekutitf tersebut berkaitan dengan pemandangan umum fraksi-fraksi yang ada di DPRD Provinsi Sumatera Selatan terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2015, yang telah di sampaikan dalam rapat paripurna XVII pembicaraan kedua tanggal 16 Juni 2016 lalu.

17
[ Ramdhan S Basyban Sekretarsi DPRD Provinsi Sumatera Selatan]
Rapat paripurna yang di pimpin oleh H Chairul S Matdiah berlangsung di ruang utama gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan, selain di hadiri oleh Nopran Marjani Wakil Ketua, dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, juga di hadiri oleh unsur Forum Kordinasi Perangkat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Sekretaris Daerah, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, pimpinan BUMN/BUMD, staf ahli gubernur, pimpinan partai politik, dan undangan lainnya, serta berlangsung secara terbuka.

Pimpinan rapat paripurna XVII pembicaraan ketiga Chairul S Matdiah mengatakan lanjutan rapat paripurna hari ini, adalah mendengarkan langsung jawaban atau penjelasan dari pihak eksekutif, yang akan di sampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Ishak Mekki atas pertanyaan yang diajukan masing-masing juru bicara fraksi yang ada di DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada rapat paripurna sebelumnya, yakni Uzer Effendi juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Nurwati Wahab Fraksi Partai Demokrat, Hasbi Asadiki Fraksi Partai Golkar, H Solehun Ismail Fraksi Partai Gerindra, Mardiansyah Fraksi Partai Amanat Nasional, Erawan Abizar Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, H Aslam Mahrom Fraksi Partai Hanura, dan H Ardhani Awam Fraksi Partai Nasdem, serta Fraksi Partai Keadilan Sejahtera melalui juru bicaranya H Syaiful Padli.

15
[H Ishak Mekki Wakil Gubernur Sumatera Selatan menyampaikan jawaban atau penjelasan di depan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada rapat paripurna XVII]
Sementara itu Gubernur Sumatera Selatan yang di wakili H Ishak Mekki, dihadapan rapat paripurna XVII pembicaraan ketiga, memberikan jawaban atau penjelasan satu persatu poin-poin yang di tanyakan oleh masing-masing juru bicara fraksi mulai dari Fraksi PDI Perjuangan hingga pertanyaan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Di awal jawaban atau penjelasan pihak eksekutif, H Ishak Mekki mengucapkan terima kasih yang di berikan oleh suluruh juru bicara fraksi atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menerima penghargaan dari BPK Perwakilan Sumatera Selatan atas laporan keuangan tahun anggaran 2015 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian. “Mempertahankan opini yang di berikan BPK lebih berat dari upaya mendapatkannya,” ujar Ishak Mekki di sela-sela pidatonya.

16
[Pejabat Forum Kordinasi Perangkat Daerah Provinsi Sumatera Selatan]
Sedangkan mengenai pertanyaan dari Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera mengenai tidak tercapainya realisasi target pendapatan asli daerah dari tiga sektor pajak, Wakil Gubernur Sumatera Selatan mengatakan tidak tercapainya realisasi pendapatan asli daerah dari tiga sektor tersebut disebabkan kondisi perekonomian nasional yang kurang baik, turunnya harga komoditas perkebunan sawit, dan karet, mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat, yang berdampak menurunya pembelian kendaran pada pendapatan asli daerah yaitu pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor. Mengenai pertanyaan Fraksi Partai Golkar yang berhubungan dengan kesiapan pemerintah provinsi atas implementasi Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, terkait dengan status tenaga honorer dan pegelolahan aset gedung sekolah, di jelaskan oleh Ishak Mekki tenaga yang di serahkan ke Pemerintah Provinsi hanya tenaga yang berstatus pegawai negeri sipil saja, sedangkan untuk tenaga honor akan di adakan pendataan, apabila masih ada kekurangan maka akan jadi bahan pertimbangan, dan mengenai aset sekarang masih tahap pendataan.

13
[Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan mendengarkan jawaban atau penjelasan Wakil Gubernur Sumatera Selatan}
Setelah gubernur memberikan jawaban atau penjelasan terhadap pemandangan umum kesembilan fraksi yang ada di DPRD Provinsi Sumatera Selatan, selanjutnya rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2015 akan di bahas di tingkat komisi dengan mitra kerja masing-masing satuan kerja perangkat daerah, dari tanggal 22 Juni sampai dengan 29 Juni 2016, kemudian hasil rapat di tingkat komisi akan di bawah ke rapat paripurna XVII lanjutan pada tanggal 30 Juni 2016 mendatang
print