APBD Perubahan OKU 2017 Defisit 24.95 Persen

0
28

Bagus

beritasebelas.com,Baturaja – Ketua DPRD OKU, Zaplin Ipani SE dan Bupati OKU, H Kuryana Azis, disaksikan Wakil Ketua DPRD OKU, menandatangani nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten OKU dan DPRD OKU nomor 24/PEMKAB OKU/2017 tahun 2017 tentang Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD tahun anggaran 2017 melalui rapat Paripurna ke XIII DPRD OKU masa persidangan ke 2 tahun sidang 2017 dalam rangka pembahasan Raperda OKU tentang perubahan APBD OKU tahun anggaran 2017.

Sebelum nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten OKU dan DPRD OKU disahkan, Sekwan OKU, A Karim, membacakan rancangan nota kesepakatan bersama tentang KUA – PPAS Perubahan APBD tahun anggaran 2017.

“Pendapatan daerah terdiri pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah bertambah Rp 264.699.995.005 atau bertambah 22.99 persen. Sebelum perubahan berjumlah Rp 1.151.552.672.766 dan setelah perubahan berjumlah Rp 1.416.252.667.771,” ucap Karim.

Untuk belanja daerah, lanjut Karim, yang terdiri belanja langsung bertambah Rp 5.936.726.214 atau bertambah 0.81 persen. Pasalnya, sebelum perubahan berjumlah Rp 730.116.543.496 dan sesudah perubahan berjumlah Rp 736.053.269.710. “Belanja langsung sebelum perubahan berjumlah Rp 467.929.809.597 dan sesudah perubahan berjumlah 760.913.413.879 atau bertambah Rp 292.983.604.282. total dari belanja tidak langsung dan belanja lansung, sebelum perubahan berjumlah Rp 1.198.046.353.093 dan sesudah perubahan berjumlah Rp 1.496.966.683.589. Totalnya, Rp 298.920.330.496 atau defisit 24.95 persen,” beber Karim.

Sedangkan pembiayaan daerah, lanjut Karim, penerimaan pembiayaan sebelum perubahan berjumlah Rp 54.183.680.327, sesudah perubahan Rp 88.654.015.818 atau bertambah Rp 34.470.335.491. Sementara, pengeluaran pembiayaan sebelum perubahan berjumlah Rp 7.690.000.000 dan sesudah perubahan berjumlah Rp 7.940.000.000 atau bertambah Rp 250.000.000.

“Pembiayaan netto sebelum perubahan Rp 46.493.680.327, sesudah perubahan Rp 80.714.015.818 atau bertambah Rp 34.220.335.491,” urai Karim.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD OKU meminta Bupati OKU memerintahkan Kepala Dinas instansi agar tidak melakukan perjalanan dinas keluar kota dan dapat menghadiri rapat-rapat di DPRD tanpa berwakil.

“Sesuai dengan rencana dan jadwal kegiatan, pembahasan perubahan APBD tahun 2017 dilaksanakan mulai 28 Agustus. Undangan secara resmi telah kami sampaikan melalui surat nomor : 005/370/XIII/2017 tanggal 18 Agustus,” tukas Zaplin.

print