API Geruduk Mapolres Lahat, Pertanyakan Tindak Lanjut Kasus Alung

0
43

A Yudiansyah

[Massa API saat menggelar aksi di Mapolres Lahat – foto A Yudiansyah beritasebelas]
beritasebelas.com,Lahat – Kasus dugaan ujaran kebencian dan penistaan agama yang dilakukan oleh Radius Wijaya alias Alung, yang dituliskannya melalui jejaring sosial media Facebook dua pekan yang lalu, membuat Ormas Islam dan Pemuda Pancasila yang tergabung dalam Aliansi Pembela Islam (API), kembali menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Lahat, Rabu, 4 April 2018.

Sebelum menggelar aksi, konsentrasi massa dipusatkan dilapangan PJKA. Selanjutnya massa melakukan konvoi bersama menuju toko dan kediaman Alung yang terletak di Jalan Mayor Ruslan II, Pasar Baru Lahat. Kehadiran massa tidak lain untuk melakukan orasi, agar terlapor tidak mencampuri urusan Agama Islam, bahkan sampai menghina ulama.

“Kami minta saudara Alung, jangan hina ulama kami, jangan pernah campuri urusan agama kami,” teriak Khairul yang merupakan pelapor atas dugaan ujaran kebencian dan penistaan agama tersebut.

Usai melakukan orasi di kediaman Alung, massa selanjutnya bergeser menuju lapangan Mapolres Lahat, untuk  kembali melakukan aksi unjuk rasa kepada pihak Polres Lahat. Mereka menanyakan perkembangan kasus terduga penistaan agama yang dilukakan terlapor Alung. Selain itu massa juga meminta agar Kapolres Lahat segera menuntaskan kasus tersebut.

“Kepada yang terhormat Bapak Kapolres agar sekiranya dapat menuntaskan kasus ini secara terbuka, mana katanya sudah gelar perkara kami ingin mengetahui hasilnya,” teriaknya.

Elvin Kurniansyah mengatakan, jangan sampai Kota Lahat ini menjadi embrio kasus-kasus penistaan agama, kami tak ingin ada Alung-Alung lainnya dikemudian hari.

“Maka dari itu kami minta kasus ini dibuka seterang-terangnya, dan segera tuntaskan,”ujar pemuda yang juga merupakan Ketua Pemuda Muhammadiyah Lahat ini.

Selang tak berapa lama akhirnya Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi, SIK. bersedia menemui ratusan massa yang sudah satu jam lebih menunggu kehadiran mereka untuk berdialog.

Selanjutnya Elvin memberikan tiga poin pernyataan sikap. Diantaranya, mendukung Kapolres untuk menuntaskan kasus Alung, kemudian menuntut saudara Alung meminta maaf secara terbuka, dan terkahir API akan terus mengawal kasus ini dan meminta Kapolres untuk terbuka dan komunikatif dalam setiap proses penyelesaian kasus tersebut.

Dilain pihak, Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi, SIK menerangkan bahwa pihaknya hingga saat ini masih mengumpulkan saksi-saksi dan selanjutnya akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi tersebut.

“Untuk saat ini kami masih mengumpulkan saksi-saksi ahli untuk kita periksa,” terang Kapolres.

Lebih jauh Roby mengatakan bahwa, untuk menuntaskan kasus ini kita tidak bisa langsung menangkap terduga sebagai tersangka, karena itu harus melalui proses hukum.

“Mari kita sepakat untuk menuntaskan kasus Alung ini secara bersama-sama,” ajak Roby.

print