Aset Pemerintah Kabupaten Lahat Jangan dikuasai Mantan Pejabat

0
26
[Ketua LSM Plantari Sanderson Syafe’i]

A Yudiansyah

beritasebelas.com,Lahat – Permasalahan klasik yang sering terjadi seiring berakhirnya masa jabatan ialah ‘pemilikan’ aset Pemerintah Kabupaten. Permasalahan aset ini juga tidak bisa dianggap hal yang sepele. Sekecil apapun jika itu aset pemerintah maka harus ditelusuri.

“Harus tercatat dan jangan ada pembiaran. Di mana saja aset pemerintah daerah itu harus dikroscek. Meskipun kecil jangan dianggap sepele. Karena ini bagian dari pada melatih diri kita supaya disiplin terhadap barang yang dianggarkan oleh uang rakyat,” tegas Ketua PLANTARI Lahat, Sanderson Syafe’i, ST. SH, Minggu 9 September 2018, via WhatsApp.

Sanderson mengungkapkan, pengembalian aset ini sangat penting. Sebab, banyak pejabat daerah yang harusnya mendapatkan kendaraan operasional tetapi belum ada.

“Kalau kendaraan ini dikembalikan tentu bisa digunakan untuk pejabat yang belum mendapatkan kendaraan dinas tersebut. Jangan dikembalikan pas ketika sudah rusak,” ungkap Sanderson.

Untuk itu, ia mengapresiasi sejumlah pejabat yang sudah pensiun atau akan habis masa jabatannya yang dengan sadar diri segera mengembalikan aset milik daerah. Terutama berupa aset kendaraan dinas (Karnas). Tidak hanya roda empat dan roda dua, ada juga lahan, rumah dinas (Rumdin) dan aset lain didalamnya juga banyak dikuasai seperti laptop, kamera, tower internet.

Hal ini menjadi perhatian terlebih lagi bagi kendaraan dinas yang hilang di halaman DPRD dan mobil truk pengangkut sampah. Dia mengapresiasi sikap elegan pejabat yang sudah pensiun dan mengembalikan aset negara tersebut.

“Ini bagian dari pada sikap disiplin dan patuh terhadap aturan. Saya sangat apresiasi,” kata Sanderson.

Penggiat keterbukaan informasi publik ini berharap agar tindakan tersebut dapat menjadi contoh bagi pejabat lain yang sudah pensiun ataupun yang nantinya pensiun. Sehingga aset-aset pemerintah kabupaten Lahat yang mungkin masih berada atau dibawa oleh pejabat bersangkutan segera dikembalikan. Sanderson juga meminta pihak Inspektorat serta Kejaksaan Negeri Lahat lebih proaktif.

“Saya salut untuk beberapa pejabat yang dengan sadar diri langsung mengembalikan aset-aset Pemkab. Semoga ini dilihat oleh pejabat yang sudah pensiun lainnya dan segera melakukan hal serupa yaitu mengembalikan aset milik pemerintah,” pungkasnya.

print