Atur Lalin, Polisi Ini Ditabrak Anggota DPRD OKU

0
68

Bagus

beritasebelas.com, Baturaja – Marta Ariandi salah satu anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) harus berurusan dengan pihak Kepolisian Polresta Bandar Lampung. Legislator dari Partai Golkar ini menabrak Bripka Adriansyah Anggota Satlantas Polsek Tanjung Karang Barat (TKB) saat sedang melakukan pengaturan lalulintas 16 Agutus 2017 lalu. Kejadian tersebut membuat Bripka Adriansyah harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bumi Waras, karena mengalami patah tangan dan luka memar disekejur tubuhnya.

[Bripka Adriansyah Anggota Satlantas Polsek Tanjung Karang Barat (TKB), saat dirawat di Rumah Sakit Bumi Waras Bandar Lampung]
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 Wib, dimana saat itu Bripka Adriansyah bersama Aiptu Zulkarnain melaksanakan giat pengaturan lalulintas di Jalan Imam Bonjol pertigaan lampu Merah Kemiling Tanjung Karang Barat, Lampung saat Gubernur Lampung akan melintas di wilayah tersebut. Pada saat Bripka Adriansyah memberhentikan kendaraan dari arah sebelah kanan, Marta Ariandi yang membawa mobil jenis Hilux warna hitam melaju dan menabrak Bripka Adriansyah dari arah belakang, hingga membuat anggota ppolantas tersebut terpental dan tak sadarkan diri.

Kasat lantas Polres OKU AKP Candra Kirana Putra SIk membenarkan kejadian lakalantas yang melibatkan anggota DPRD OKU tersebut. Kata Cankir sapaan akrab mantan Kasat Lantas Lubuk Linggau ini, saat itu dirinya mendapat informasi dari pihak Satlantas Polresta Bandar Lampung.

“Iya bener ada anggota DPRD OKU yang terlibat lakalantas di Tanjung Karang Barat, saat ini yang bersangkutan dan kendaraannya tengah diamankan di Polrestabes Bandar Lampung untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Cankir.

Terpisah, kabar musibah kecelakaan yang dialami Marta Aryadi tersebut rupanya belum sampai pada rekan-rekannya sesama anggota DPRD.  Saat dikonfirmasi awak media, beberapa anggota DPRD yang ditanyai mengaku tidak tahu kabar tersebut.

Seperti Yudi Purna Nugraha, Ledi Patra, Joni Awaludin, Yopi Sahrudin. Termasuk rekan Marta di Fraksi Golkar, Rusman Junaedhi dan Yoni Risdianto juga tak tahu.

“Nah, belum tahu (kabar tersebut,red). Bahkan baru dengar ini,” sebut mereka.

Bahkan pihak Sekretariat Dewan pun juga mengaku tidak tahu.

“Kalau saya baru tahu inilah. Sebab belum ada konfirmasi,” sebut Baharudin, Kepala Bagian Persidangan dan Hukum Setwan, singkat.

print