Belum Jelasnya Ganti Rugi Lahan, Warga Nekat Menginap Di Area Tambang

0
10

A Yudiansyah

[Warga Desa Banjarsari memenuhi areal tambang untuk menginap di areal tambang – foto A Yudiansyah beritasebelas]
beritasebelas.com,Lahat – Buntut panjang dari aksi demo yang dilakukan warga Desa Banjarsari, Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, Jumat 4 Mei 2018 lalu, kini warga nekat ‘menduduki’ areal tambang PT Banjarsari Pribumi (BP Red) tersebut. Aksi ini dilakukan lantaran belum adanya win-win solution antar kedua belah pihak, tentang tuntutan pembebasan lahan seluas 72 hektar yang telah ‘dirampas’ oleh pihak perusahaan.

“Sudah ada pertemuan antara warga bersama pihak perusahaan. Namun, belum ada kata sepakat. Warga meminta ganti rugi Rp 200 ribu per meter, sedangkan PT Banjarsari Pribumi hanya menawar Rp 15 ribu, dan Rp 7 ribu permeter. Jelas kami tidak terima,” ujar Erwinsyah, perwakilan warga, Senin, 7 Mei 2018.

Warga yang lahannya telah diratakan oleh perusahaan tambang batubara ini, nekat memasang tenda di lokasi tambang, dengan membawa peralatan memasak untuk bermalam dilokasi tambang, hingga tidak akan memperbolehkan satupun mobil tambang melintas. Sebelum tuntutan dipenuhi, hingga sepuluh hari mendatang.

“Kita berharap, segera ada kata sepakat antara warga dengan pihak perusahaan. Terkait warga berencana akan menginap di lokasi tambang, Polres Lahat akan selalu siap melakukan pengamanan antar kedua pihak,” ujar Kapolres Lahat, melalui Paur Humas, Ipda Sabar T.

print