Bersih Hingga Hilangkan Debu Demi Juara LSSN 2019

0
9
[Kepala SMAN 6 Palembang saat memaparkan kondisi di sekolahnya di depan juri dalam penilaian LSSN 2019 – foto Arto beritasebelas]

Arto

beritasebelas.com, Palembang – Setelah tahun lalu, SMA Negeri 1 Palembang yang berhasil meraih Lomba Sekolah Sehat Nasional (LSNN) 2018, kini giliran SMA Negeri 6 Palembang membidik priedikat kompetisi yang digelar oleh Kemendikbud RI.

Benar saja, hari ini tim penilai dan juri melakukam kunjungan ke sekolah yang menjadi rujukan Iman dan Taqwa tersebut guna menilai poin-poin yanh menjadi Standar Operasional Prosedur (SOP) pada LSSN 2019.

Hadir dalam penyambutan tim juri, Asisten I Bindang Pemerintahan dan Kesehjahteraam Rakyat Provinsi Sumsel H Akhmad Najib, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Dra Hj Lesty Nurainy Apt MKes, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs H Widodo MPd, Plt Karo Kesra Provinsi Sumsel M Iqbal Alisyahbana, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang dr Hj Letizia MKes.

Kepala SMA Negeri 6 Palembang Hj Maryati mengatakan persiapan maksimal telah dilakukan. Bahkan selama satu tahun terakhir.

 “Mudah-mudahan bisa menang tingkat nasional,” terang Maryati, saat menerima kunjungan tim juri Lomba Sekolah Sehat Berkarakter 2019 tingkat Nasional, di SMA Negeri 6 Palembang, Kamis 8 Agustus 2019.

Ia menambahkan sekolah sehat ini kreteria penilaiannya sangat banyak sekali. “Jadi sampai ke debu diatas lemari saja tidak boleh,” cetusnya. Lanjutnya, terutma Unit Kesehatan Sekolah (UKS) harus memenuhi standar, lingkungan harus bersih, tidak boleh ada air menggenang, tidak boleh ada lipas dan sebagainya.

“Kemudian yang menjadi penilaian lainnya, adalah jumlah WC harus memenuhi standar, untuk laki-laki 1 WC berbandaing 40 siswa, perempuan 1 WC bebanding 25 siswa. Kemudian tempat cuci tangam wajib ada setiap ruangan,” imbuhnya.

Diakuinya, di SMAN 6 Palembang, tidak hanya kebersihan, namun juga ada program untuk kesehatan siswa. “Kita ada program skrining kesehatan siswa, dibantu Puskesmas setempat. Malai dari pantauan tinggi badan, berat badan, dan juga ada pemberian vitamin tambah darah untuk para siswi, karena untuk siswi kan ada datang bulan, takutnya nanti anemia atau kurang darah,” jelasnya.

Asisten I Bindang Pemerintahan dan Kesehjahteraam Rakyat Provinsi Sumsel H Akhmad Najib menyambut dengan gembira lomba sekolah sehat tersbut. Bahkan di Sumsel tidak hanya tingkat SMA namun juga ada tingkat SD, dan SMP.

“Saya berharap dengam lomba sekolah sehat ini, prilaku sehat bisa di tularkan untuk semua sekolah,” katanya.

Menurutnya Lomba Sekolah Sehat meruoakan salah satu upaya untuk menjaga lingkungan yang sehat. “Pemerintah memang menginkan sekolah yang sehat ini berkelanjutan dan menjadi karalter,” pungkasnya.

print