BPPT dan PMD Lahat Tak Komitmen

0
104

kop-dalam-berita

oleh Dayat

Beritasebelas.com, Lahat – Sejak awal tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Daerah (BPPT-PMD), berkomitmen tidak mengeluarkan izin operasional usaha minimarket waralaba, ternyata diingkari. Bagaimana tidak, BPPT dan PMD Lahat, kembali mengeluarkan izin untuk Indomaret di Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat.

segel
[Ilustrasi – google]
Kepala BPPT-PMD Kabupaten Lahat Elfa Edison mengatakan, saat ini terdapat tiga Indomaret ilegal, masing-masing berada di Tanjung Aur Kikim Tengah, Bungamas Kikim Timur dan Pasar Jarai. Sedangkan minimarket di Ulak Pandan Merapi Barat sudah memiliki izin.

“Sudah kita tertibkan karena banyaknya protes dari masyarakat,“ ujarnya, Rabu 2 November 2016.

Hanya saja, masih ada yang belum mendapat izin dikarenakan tidak sesuai dengan Perda Kabupaten Lahat tentang usaha retail modern. Kendati demikian, Elfa mengaku tidak mudah untuk menutup langsung usaha tersebut mengingat banyak hal yang perlu dipertimbangkan.

Salah satunya, penyerapan tenaga kerja, bisa mengurangi angka pengangguran dengan menjadi karyawan di minimarket tersebut. Disisi lain, pihaknya mengklaim tidak sedikit pula warga yang mendukung keberadaan minimarket karena ketersedian barang dan harga yang kompetitif.

“Tidak semudah membalikan telapak tangan, semua sudah ada aturannya. Untuk itu (menutup minimarket) tidak bisa dilakukan secara lisan, harus diketahui minimal camat atau perangkat desa setempat,“ jelasnya.

print