Dari Masjid, Ratusan Pemuda Banyuasin Digembleng Berjiwa Religius Nasionalis

0
27

Haqulana

beritasebelas.com,Banyuasin – Guna mencetak generasi muda yang Religius dan Nasionalis, ratusan kalangan muda Banyuasin,  digembleng dalam pelatihan pemuda pelopor di Masjid Darussalam, Desa Pulau Harapan Kecamatan Sembawa, Rabu 28 November 2017.

Tidak kurang dari 100 pemuda Banyuasin diberi pelatihan dalam kegiatan yang diperkarsai oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui LSM Peduli Pembangunan.

[Sosialisasi empat pilar kebangsaan dihadapan pemuda di Banyuasin – Foto Haqulana beritasebelas]
Adi Irawan, salah satu pemateri dalam pelatihan tersebut mengatakan, berdirinya bangsa Indonesia ini tidak luput dari peran pemuda dan kaum agamis yang senentiasa rela berkorban jiwa dan raga demi kemardekaan.

“Indonesia berdiri bukanlah hadiah, tapi melalui perjuangan yan menumpahkan lautan darah dan nyawa,” katanya.

Perjuangan belum berakhir, tanah air ini harus dijaga, kaum muda selaku pewaris negeri ini mesti memiliki kecintaan yang tinggi terhadap negara. Cinta tanah air bukan hanya tabiat, tapi lahir dari bentuk keimanan seseorang.

“Jika kita mengaku diri sebagai orang yang beriman, maka mencintai Indonesia sebagai tanah air merupakan keniscayaan,” tegasnya.

Konsekuensi, jika ada upaya dari pihak-pihak tertentu yang berupaya merongrong keutuhan NKRI, maka para pemuda Banyuasin juga wajib untuk menentangnya sebagai bentuk keimananan.

“Serta  senantiasa memahami dan menjalankan  empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan keutuhan NKRI,” jelasnya.

Dia melanjutkan, dalam mewujudkan cinta tanah air dan bela negara, tidak hanya diartikan dengan angkat senjata. Tapi menjadi pribadi yang baik, berpresatasi dalam bidang pendidikan, pertanian, teknologi dan semua aspek ilmu pengetahuan lainnya, juga merupakan tindakan riil bela negara dan cinta tanah air.

“Untuk itu, mulai dari saat ini, mulai dari diri sendiri mari kita bersama-sama mengaplikasikan cinta tanah air ini dengan karya nyata,” katanya.

Ketua LSM PP Sumatera Selatan Muharam Hudayatulkah menjelaskan, kegiatan pelatihan tersebut merupakan program Kementerian Pemuda dan Olahraga RI yang dilaksanakan perpanjangan tangannya yaitu Lembawa Swadaya Masyarat Peduli Pembangunan (LSM PP) Sumatera Selatan.

“Kegiatan ini dilaksanakan dilima provinsi diantarnya, Provinsi Sumsel, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu dan Lampung, semuanya dipusatkan dimasjid,” kata dia, dalam memberikan sambutan.

Peserta dalam pelatihan tersebut dikhususkan kepada pemuda yang berusia 17 sampai 30 tahun, hal itu berdasarkan Undang-Udang Kepemudaan agar mereka tidak mudah terpengaruh dengan hal yang negatif seperti terorisme, radikalisme, narkoba, minuman keras, bergaulan bebas dan sebagainya.

“Kita sebagai pemuda Indonesia harus bersikap santun dan ramah kepada siapapun serta saling tolong menolong dalam kebaikan, karena itu adalah karakter pemuda Indonesia yang sebenarnya,” jelas dia.

print