Densus 88 Amankan Terduga Teroris di OKU

0
35

Bagus

beritasebelas.com, Baturaja – Detasemen 88 Khusus Anti Teror Mabes Polri mengamankan satu terduga teroris di Desa Markisa Blok B Eks SP II Mitra Ogan Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

[Ilustrasi]
Terduga berinisial YS alias Abu DR tersebut ditangkap dikediamannya Desa Markisa Jumat 19 Mei 2018 sekitar pukul 14.15 Wib. Saat ini  YR langsung dibawa ke Mako Brimob Polda Sumatera Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari yang dikonfirmasi Jumat malam menyangkut penangkapan ini mengaku tidak paham duduk persoalanya.

“Nah kalau soal itu baiknya langsung konfirmasi ke Polda Sumsel aja, ini menyangkut kewenangan langsung Densus 88 AT Mabes Polri, bukan Polres OKU” kata NK Widayana.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui barang bukti apa saja yang berhasil disita oleh aparat. Tapi, penangkapan YR ini dibenarkan hampir seluruh warga Desa Markisa.

“Memang iya, tadi sore itu banyak Polisi yang pakai senjata lengkap mengepung rumah YR, sepertinya Densus 88, semua anggotanya pakai penutup muka dan rompi anti peluru, taunya kita setelah petugas pergi kalau YR sudah dibawa, penangkapanya berlangsung cepat,” ungkap salah satu tetangganya yang tidak mau disebut.

Pun juga demikian Kepala Desa Markisa Johan Safari yang di konfirmasi ini usai salat taraweh membenarkan jika dirinya sempat dihubungi melalui sambungan telpon oleh petugas Kepolisian dari Polda Sumatera Selatan sekitar pukul 11.00. Wib sebelum penangkapan.

Sebagai Kades dirinya diminta untuk menyaksikan penangkapan warganya YR.

“Karena saya ada tugas penting diluar desa jadi tidak bisa mendampingi,begitu saya cek  jelang berbuka jumat sore,keluarga YR mengaku jika yang bersangkutan sudah dibawa petugas” jelas Kades.

Johan Safari mengatakan jika YR ini merupakan adik kandung ZK salah satu terduga teroris yang berencana menyerang Polres OKU  beberapa bulan lalu. Saat itu  ZK berhasil  Ditangkap bersama 5 temanya yang lain kelompok Solihin dari OKU Selatan, Muara Enim serta Ogan Ilir, sebelum melancarkan aksinya  meluncurkan bom panah guna menguasai senjata api di Mapolres OKU.

Kelompok ini kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara kala itu,merupakan Jaringan Ansarud Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan ISIS. Sedangkan YR kata Johan Safari merupakan warga lama di desa Markisa dengan pekerjaan sehari hari menyadap karet, adapun kegiatan isterinya berjualan manisan dirumah yang mereka tempati

“Saya benar-benar merasa kecolongan, sebab YR ini tidak pernah menunjukan gelagat aneh,dia bergaul dengan warga sama seperti yang lain, begitu juga ibadahnya umum umum saja,bahkan YR ini banyak kami libatkan dalam kegiatan terutama kalau peringatan HUT RI, kalau olahraga dia punya bakat, rupanya begini,Kecolongan benar saya” sesal Kades.

print