Diduga Ada Intervensi, Acara Sosialisasi Rekrutment Bawaslu Didemo Mahasiswa

0
105

Bagus

[Anggota Timsel Bawaslu Sumatera Selatan  Dr Bambang saat menandatangani spanduk tuntutan massa-foto Bagus beritasebelas]
beritasebelas.com, Baturaja – Mahasiswa yang mengatasnamakan BEM OKU Raya mendatangi Universitas Baturaja yang sedang berlangsung acara sosialisasi rekruitment calon anggota Bawaslu OKU Periode 2018-2023 Senin 25 Juni 2018. Dalam aksi damai tersebut massa baru diterima Dr Bambang salah satu Tim Panitia Seleksi.

Belly Nurohman koordinator aksi mengatakan jika mereka melakukan aksi tersebut, karena ada indikasi intervensi oleh partai politik dan penguasa, bahkan belum dibukanya pendaftaran calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota diduga sudah ada lobi-lobi peserta untuk memuluskan langkah menjadi anggota Bawaslu.

“Ini sudah ada indikasi intervensi dan lobi-lobi tingkat tinggi para calon kepada tim seleksi. Disini yang kami khawatirkan jika ada proses tersebut, makanya kami lakukan aksi damai agar nurani Timsel jangan tergadai serta jangan kotori akademisi dengan cara-cara licik tersebut,”kata Belly.

Belly juga mengancam akan membawa massa yang lebih besar jika apa yang sudah disepakati dan menjadi tuntutannya tidak dijalankan oleh Timsel.

“Kita akan bawa massa yang lebih banyak pak jika aksi kami hanya dianggap angin lalu,”pungkasnya.

Ada 5 tuntutan yang dilayangkan massa kepada Timsel antara lain berupa mendukung Timsel Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan untuk menjaga integritas, lalu mengecam keras adanya intervensi partai politik, kemudian Timsel Bawaslu harus mengumumkan nilai setiap tahapan seleksi, yang keempat, mengecam keras Timsel yang terindikasi menerima suap dan terlibat korupsi dan yang terakhir siap berkoordinasi dan aksi bersama jika terjadi indikasi adanya kecurangan saat proses seleksi.

Dr Bambang anggota Timsel rekruitment Bawaslu Kabupaten/Kota se Sumateta Selatan yang menerima massa mengatakan ada dua Timsel yang dibentuk yakni Timsel Sumsel 1 dan Timsel Sumsel 2 yang terdiri dari 10 orang rata-rata 80 persen semua anggota Timsel diambil dari akademisi

“Percayalah apa yang diinginkan para pendemo akan dilakukan sebagaimana mestinya, kami akan menjaga moralitas kami sebagai Timsel dari intervensi dari pihak manapun, serta akan menjaga idealisme kami sebagai akademisi,”pungkasnya.

print