Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Targetkan Pendidikan ‘Go Internasional’

0
20

Arto

beritasebelas.com,Palembang – Setelah Program Sekolah Gratis berjalan hampir 10 tahun di Sumatera Selatan, Dinas Pendidikan Sumatera Selatan fokus untuk peningkatan mutu berkelas dunia dengan menggandeng dan bekerjasama dengan Sampoerna University sebagai mitra resmi dari Cambridge Assessment International Education.

[Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Widodo ]
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Widodo menerangkan, pada fase pertama implementasi yakni Fase Preparation pada Januari hingga Juni 2018 kegiatan diawali dengan “Analisa Kebutuhan”.

Dimana sekolah-sekolah yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai performa pengajaran dan kebutuhan terkait sumber daya dan alat bantu ajar pendukung implementasi kurikulum Cambridge.

Widodo menjelaskan, kegiatan yang juga sudah berlangsung adalah seleksi siswa. Lebih dari 700 siswa dari kedua sekolah pelaksana Cambridge yakni Sekolah Menengah Atas Negeri 1 dan 17 Palembang telah lolos seleksi dan dapat masuk kelas Cambridge.

Namun sebelum itu, lanjut Widodo, siswa hasus mengikuti proses seleksi lain terlebih dulu seperti, Knowledge Test, Interview serta Personal Statement Essay.

“Hasil akhir yang diterima adalah 60 siswa per sekolah yang akan dibagi menjadi dua kelas Cambridge,” ujar Widodo, Jumat 13 April 2018.

Sementara, hal yang saat ini sedang berlangsung adalah Teacher Recruitment. Widodo menguraikan, lebih dari 200 pelamar yang masuk, hanya 50 yang diambil lolos tes administrasi. Selanjutnya  50 guru ini harus melalui beberapa proses seleksi lagi seperti Subject Mastery Test, Class Room Observation, Interview dan Personal Statement.

“Hasil akhir dari keseluruhan proses rekrutmen guru ini adalah 10 guru yang nantinya akan mengajar di SMAN 1 dan SMAN 17 pada mata pelajaran bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Biologi, dan Kimia,” ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan, dikarenakan proses seleksi yang cukup ketat, sehingga cukup banyak kandidat yang gugur. Karena hal tersebut, saat ini guru yang diperlukan masih belum memenuhi kuota untuk mengajar pelajaran Biologi, Kimia, Fisika.

“Sebagai tindak lajut, rekrutmen guru tahap kedua dilakukan untuk ketiga mata pelajaran tersebut diatas pada tanggal 15 April 2018,” pungkasnya.

print