DPRD Lahat Panggil Dishub Akibat Tingginya Lakalantas di Lahat

0
21
[Anggota komisi III DPRD Lahat saat berbincang bersama Kadishub Lahat – foto: Ahmad Yudiansyah/beritasebelas.com]

Ahmad Yudiansyah

beritasebelas.com, Lahat – Anggota DPRD Kabupaten Lahat akhirnya menyoroti insiden kecelakaan yang banyak menelan korban jiwa dilahat sepekan terakhir. Anggota DPRD menduga tingginya angka kecelakaan lalulintas yang terjadi di Lahat akibat masih leluasanya kendaraan bertonase berat melintas didalam kota

Komisi III DPRD Lahat yang menaungi hal tersebut memanggil Dinas Perhubungan Lahat, guna membahas dan mencari solusi untuk mengantisipasi tingginya angka kecelakaan lalu lintas oleh kendaraan bertonase besar yang mengakibatkan korban jiwa.

“Beberapa faktor yang menjadi sebab terjadinya kecelakaan diantaranya adalah faktor manusianya. Tidak tertib berlalu lintas, kondisi alam, sarana dan prasarana, serta kerusakan kendaraan. Pengendara seharusnya lebih mengedepankan keselamatan,” ujar Kadishub Lahat, Deswan Irsyad, Senin 6 Agustus 2018.

Deswan menjelaskan, guna mengantisipasi meningkatnya angka kecelakaan, Dishub Lahat telah menempatkan beberapa personil yang berjaga di Simpang Masjid Al Muttaqin, Desa Manggul, dan Simpang Lembayung. Agar tidak ada lagi kendaraan-kendaraan bertonase besar yang coba-coba melintas.

“Dishub Lahat tidak cengeng. Kita akan menjalankan tupoksi yang ada. Meskipun kita tidak punya wewenang mengambil tindakan di jalan, diluar timbangan dan terminal,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Lahat, Dedi Candra mengatakan, jika peraturan daerah yang mengatur angkutan truk bertonase berat yang melintas di dalam kota sudah ada. Tinggal harus ada komitmen yang tegas dari pihak Dishub untuk menegakkan Perda ini.

“Jangan dikit-dikit bilang “ini bukan wewenang kita”. Dishub harus melawan, dan kalimat itu jangan selalu dijadikan alasan. Kita tidak bisa diam saja. Buat aturan yang jelas, jika truk hanya boleh Terminal Muara Siban, lalu ke jalan lingkar Desa Manggul,” tegasnya.

print