Empat Ormas Islam Geram Atas Arteria Dahlan Hina Kemenag

0
31

Arto

[Empat Ormas Islam Sumsel saat menggelar keterangan pers – foto Arto beritasebelas]
beritasebelas.com, Palembang – Penyampaian pernyataan anggota DPR RI Komisi III Arteria Dahlan yang mengatakan Kementerian Agama ‘Bangsat’ pada Rapat Komisi III bersama Jaksa Agung Rabu 28 Maret 2018 lalu mendapat reaksi keras berbagai kalangan.

Tak terkecuali di Sumatera Selatan, empat organisasi masyarakat (Ormas) Islam yang geram dengan etika anggota DPR RI Fraksi PDIP tersebut yang dinilai sangat tak patut.

Benar saja, Jumat 30 Maret 2018 sore keempat Ormas Islam yakni Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (MADANI), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dan Forum Komunikasi (Forkom) BEM/DEMA PTAI Sumatera Selatan menggelar keterangan pers untuk menuntut agar Arteria Dahlan melakukan pernyataan sikap maaf.

Ketua Forkom BEM/DEMA PTAI Sumatera Selatan Agus Suherman Tanjung mengatakan, anggota DPR RI seharusnya menjadi panutan masyarakat, namun hal ini bertolak belakang dengan pernyataan Arteria Dahlan yang dinilai menjatuhkan wibawa Kementerian Agama.

“Pernyataan anggota dewan yang terhormat tersebut, sudah jelas menjatuhkan citra anggota DPR RI,” tegasnya.

Berangkat dari hal tersebut, empat Ormas Islam ini menyatakan sikap penyesalan, karena ungkapan Arteria Dahlan tidak mencerminkan sikap, perilaku dan tutur kata mulia sebagai anggota DPR RI yang seharusnya menjadi teladan masyarakat dan terhormat.

“Kami meminta Arteria Dahlan untuk menyampaikan secara terbuka dimuka umum permintaan maaf kepada jajaran Kementerian Agama dan semua lembaga binaan Kementerian Agama di seluruh tanah air dan tidak mengulang kejadian yang sama. Kami juga meminta kepada Majelis Kehormatan DPR RI untuk memberikan teguran keras dan menonaktifkan Arteria Dahlan dari keanggotaan DPR RI,” jelasnya.

Senada, Ketua PW MADANI Sumatera Selatan Rahmatul Arpan juga menyayangkan pernyataan dari anggota DPR RI dari Fraksi PDIP ini. Dia berharap, pernyataan anggota dewan tersebut tidak kembali terulang, karena akan menjatuhkan wibawa lembaga negara.

“Kami akan melaporkan ke MKD atas pernyataan dari anggota DPR RI ini,” tegasnya.

Seperti diketahui, Anggota DPR RI Komisi III Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan mengatakan Kementerian Agama dengan sebutan ‘Bangsat’. Kata itu Ia ucapakan pada saat rapat bersama Jaksa Agung M Prasetyo. Pada kesempatan itu, disinggung soal penipuan perjalanan umrah.

Sebagai anggota Komisi III yang membidangi hukum, HAM dan Keamanan, Arteria Dahlan rupanya geram dengan sejumlah kasus umrah bodong yang marak beredar. Ia meminta Kejaksaan jangan hanya fokus untuk menginventarisir umrah bodong, namun juga ikut mencegahnya.

“Yang dicari jangan kayak tadi bapak lakukan inventarisasi, pencegahannya, Pak Ini Kementerian Agama bangsat, Pak, semuanya, Pak,” ucap Arteria saat rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 28 Maret 2018 lalu.

Selain ucapan itu Ia keluarkan di hadapan Jaksa Agung dan sejumlah anggota Komisi III, umpatan itu juga diakui pernah dilontarkan dihadapan Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin. Namun Ia mengatakan, umpatan itu sebagai masukan yang positif.

“Ini saya sama Pak Menteri ngomong yang sama, Menteri Agama. Malah dikatakan makasih Mas Tery saya diingatkan,”pungkasnya.

print