Harfit Kuasai Materi Debat

0
7

Yudiansyah

[Paslon nomor urut satu]
beritasebelas.com,Palembang – Empat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang mengikuti debat publik yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang, Jumat 22 Juni 2018 malam, di Hotel Aston Palembang.

Dalam debat publik kali ini, pasangan calon nomor urut satu, Harnojoyo-Fitrianti Agustinda menyita perhatian, karena dinilai mampu menguasai materi debat. Harno-Fitri mampu menjawab setiap pertanyaan yang diberikan oleh panelis maupun sesama pasangan calon dengan baik.

Seperti pertanyaan panelis, Prof Didik tentang upaya Harno-Fitri dalam peningkatan ekonomi masyarakat Palembang. Dengan tenang, Harno-Fitri menjawab dengan data yang sudah ada.

“Alhamdulillah saat ini pertumbuhan ekonomi Kota Palembang naik, bahkan lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Nasional, Pemerintah Kota Palembang telah melakukan program untuk meningkatkan ekonomi masyarakat  diantaranya dengan bantuan tanpa modal dan agunan bagi UMKM Kota Palembang, kedepan akan terus kita tingkatkan,” ujar Harnojoyo.

Disinggung soal penegakan hukum pada aparatur sipil negara dilingkungan Pemerintah Kota Palembang, Harnojoyo menegaskan komitmenya untuk menegakkan supermasi hukum dilingkungan Pemerintah Kota Palembang.

“Selain penegakan hukum yang sudah ada SOP nya, kita berupaya untuk mensosialisasikan setiap SOP yang ada kepada semua ASN dengan pengawasan yang ketat,” tegas Harnojoyo.

Harno-Fitri juga berhasil menjawab tanggapan dari Paslon nomor tiga Akbar Alfaro-Hernoe tentang keterlibatan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi sehingga Palembang maju seperti sekarang.

“Kami akui Palembang semakin maju dibawah kepemimpinan Pak Harnojoyo, namun semua tidak terlepas dari peran pemerintah provinsi dan pusat, bagaimana tanggapan saudara,” tanya Akbar Alfaro kepada Harnojoyo.

“Ini bukti, jika Pemerintah Kota Palembang mampu bersinergi dengan baik dengan pemerintah pusat dan provinsi, namun perlu diketahui Pemerintah Kota Palembang sangat andil besar dalam setiap pembangunan yang ada, jembatan Musi IV, Musi VI, Flyover Simpang Bandara dan Keramasan, serta pembangunan infrastruktur lainnya, semua telah dianggarkan oleh Pemerintah Kota Palembang untuk pembebasan lahan, sehingga berjalan dengan baik, akhirnya pemerintah pusat mau menggelontorkam dananya untuk pembangunan infrastruktur tersebut, puluhan tahun menantikan pembangunan jembatan baru, baru sekarang kita dapatkan,” tegas Harnojoyo.

print