Harga Telur Mahal Dipasar Ini Ungkap Disperindag Palembang

0
21

Yudiansyah

beritasebelas.com,Palembang – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palembang, Hardayani, mengungkapkan jika mahalnya harga telur dipasaran diakibatkan kurangnya pasokan.

Demikian diungkapkan Hardayani, saat dibincangi, Rabu 18 Juli 2018 diruang kerjanya.

“Kondisi mahal harga telur dipasar akibat kurangnya pasokan, serta dipengaruhi produsen sedang sibuk membersihkan kandang,” ungkapnya.

Saat ini terang Hardayani, berdasarkan pantauan pihaknya, harga telur ayam yang dijual pedagang di pasar tradisional berkisar Rp 25 ribu sampai Rp 26 ribu perkilo nya. Namun, hampir sebagian pedagang mulai menurunkan harga hari ini, dari Rp 26 ribu perkilo Rp 25 ribu perkilo nya.

“Harga telur ayam masih dikisaran Rp 25 ribu perkilo nya, memang ada penurunan Rp1000,” tuturnya.

Hardayani menerangkan, tidak hanya harga telur yang mengalami kenaikan, harga ayam juga mulai mengalami kenaikan harga akibat berkurangnya pasokan telur ayam. Dimana, harga daging ayam biasanya Rp 38 ribu perkilo nya, naik jadi Rp 42 ribu perkilo nya.

“Harga daging ayam masih disekitaran harga Rp 42 ribu perkilo nya. Kemungkinan kenaikan terjadi sampai Oktober nanti,” ulasnya.

Saat ini, belum ada langkah pasti terkait tindakan yang dilakukan terkait kenaikan harga telur. Dimana, Dinas Perdagangan hanya dapat memberikan himbauan kepada pemasok agar tidak menaikkan harga terlalu tinggi.

“Kami menghimbau agar jangan sampai tinggi menaikkan harganya,”singkatnya.

print