Ibu Hamil, Dianiaya Pegawai Honorer Pemkot Palembang

0
356

Yudiansyah

[Rina (kiri) korban penganiayaan yang diduga dilakukan Pegawai Honorer bidang pajak inisial AN (kanan) – foto Yudiansyah beritasebelas]
beritasebelas.com,Palembang – Apa yang ada dibenak pria pegawai honorer bidang pajak (AN), dengan tega melakukan penganiayaan terhadap Tiga perempuan bersaudara Sherly (31), Eka(28), dan Rina(21) korban penganiayaan yang terjadi ditempat parkir Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Satu diantara dua perempuan tersebut belakangan sedang hamil ketika dianiaya, Senin 12 Juni 2018.

Kejadian tersebut bermula ketika, AN yang sedang mengendarai mobilnya tiba-tiba mundur dan Sherly saat itu sedang mengendarai mobil yang tepat dibelakang mobilnya terkejut, karena tiba-tiba saja  mundur dan spontan Sherly pun membunyikan klakson mobil berulang, merasa tidak senang Aulia membuka kaca jendela sambil berbicara tidak sopan kepada Sherly, adik ipar Sherly (Eka).

Merasa tidak senang dengan perlakuan honorer pemilik kendaraan BG 1311 QD tersebut, maka Eka spontan melemparkan tisue bekas kearah Aulia, lalu Sherly sengaja mendahuli mobil yang dikendarai oleh Aulia untuk menghindari kecekcokan antara mereka. Dengan emosi Aulia mengejar mobil yang dikendarai oleh Sherly, kemudian Aulia turun dan meludahi wajah Eka, lalu terjadilah perang mulut diantara mereka.

Aulia yang masih mengenakan seragam putih Pemerintah Kota Palembang langsung meninju wajah Eka yang keadaan nya sedang hamil, lalu dibela oleh adik kandung Eka (Rina), lalu Rina pun menjadi korban keberutalan honorer tersebut.

“Kepala aku benjol lecet-lecet karena digoco dan dibentur-benturkan keaspal,” ungkap Rina di kediamannya Lorong Melati 3 Ilir.

Rina menceritakan kronologisnya tersebut kepada pihak pihak Kepolisian Sektor Sukarami dalam bentuk laporan tertulis. Rina bersama saudara nya melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukarami Palembang, dengan tanda bukti laporan TBL /1047/VI/2018/Sumsel /Resta Plg/Sek. Skrm. Berdasarkan laporan polisi nomer : LP/B-1034/VI/2018/Sumsel /Resta Plg/Sek. Skrm.

Meski sudah diperiksa pihak Kepolisian pasca kejadian Aulia hingga kini belum diamankan pihak Kepolisian. Rina berharap Aulia mendapat hukuman yang setimpal.

“Izinkan saya mengadu dan berbicara apa adanya tentang kekerasan yang terjadi,” ucap Rina.

print