Inasgoc, Jika Ingin Berjualan Pernak Pernik Asian Games Harus Ada Izin

0
13

Yudiansyah

[Panitia Asian Games 2018 sosialisasi Workshop Anti Ambush Marketing di Hotel Swarna Dwipa Palembang – foto Yudiansyah beritasebelas]
beritasebelas.com,Palembang – Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi event olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang. Semarak pesta olahraga bangsa Asia ini sudah tentu menarik banyak perhatian, bagi penonton maupun UMKM yang akan menjual pernak pernik Asian  Games.

Namun hal tersebut bukan merupakan jaminan bagi UMKM dapat membuat dan menjual secara bebas pernak pernik produk berlogo Asian Games, Pasalnya,  Inasgoc selaku otoritas panitia penyelenggaraan Asian Games, melarang UMKM baik industri kecil, menengah dan PKL memakai Brand Asian Games.

Demikian disampaikan,  Direktur of Revenue Dept Asian Games 2018, Hasan Abdul Gani saat memaparkan sosialisasi Workshop Anti Ambush Marketing di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu 11 April 2018, dihadiri oleh perwakilan UMKM, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Biro Ekonomi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, awak media dan berbagai unsur terkait termasuk dari Sriwijaya Promotion Center (SPC) selaku gedung yang bakal dipakai untuk media center di Asian Games nanti.

“Jadi kalau memakai logo Asian Games harus ada izin dulu,  ini adalah aturan yang diberikan Olimpyc Council of Asia (OCA) dan kita selaku penyelenggaraan harus mentaati,”terangnya.

Dikatakannya, aturan tersebut melarang penggunaan brand Asian Games sampai hal-hal yang kecil.

“Aturan yang diberikan memang lah sangat ketat, semua harus terverifikasi oleh panitia Asian Games termasuk penggunaan ID Cara juga terakreditasi oleh petugas jadi jangan sembarangan,” kata Deputi II Bidang Promosi Asian Games.

Ia menambahkan, jika kita ingin berpartisipasi dalam perhelatan even olahraga terbesar Asian Games ini harus mengikuti aturan yang telah di buat oleh panitia.

“Lisensi merk Inasgoc ini sudah terdaftar, intinya kita tidak membatasi pelaku usaha namun sebelumnya harus meminta izin dulu,”singkatnya.

print