Jaka Batal Nikah, Lantaran terlibat Aksi Penodongan

0
2

Dudi

beritasebelas.com,Palembang – Undangan telah disebar, namun Achmad Jaky alias Jaka (24) harus membatalkan rencana pernikahan yang digelar pada 24 Agustus lalu setelah ditangkap aparat kepolisian.

Jaka diamankan anggota Unit Reskrim Polsek IT I Palembang, karena terlibat aksi pencurian disertai kekerasan setelah mendapatkan keterangan dari rekannya Paino (40) yang telah lebih dulu diringkus.

Keduanya terlibat aksi penodongan terhadap korban Antonius saat berada di depan Lorong Taiping, Jalan Letnan Jaimas, Kelurahan Sei Pangeran, Kecamatan IT I Palembang, pada 13 Juli lalu.

Saat itu korban sedang duduk di atas sepeda motor, tiba-tiba datang pelaku dengan mengendarai sepeda motor dan saat itu tersangka Paino turun langsung menodongkan pisau ke leher korban.

Merasa keselamatannya terancam, korban hanya bisa pasrah dan menyerahkan ponsel miliknya dibawa kabur kedua pelaku. Serta atas kejadian itu korban melapor ke Polsek IT I Palembang.

Tersangka Jaka mengaku saat itu ia dalam keadaan mabuk dan hanya bertugas mengendarai motor, sedangkan yang mengancam dan merampas ponsel korban adalah Paino.

“Iya, rencananya saya mau menikah 24 Agustus, tapi batal karena ditangkap sekitar satu minggu sebelum acara itu dan memang waktu kejadian saya sedang dalam keadaan mabuk,” kata Jaka saat diamankan di Polsek IT I, Selasa 10 September 2019.

Kapolsek IT 1 Palembang Kompol Edi Rahmat melalui Kanit Reskrim Iptu Alkap mengatakan, pertama ditangkap adalah tersangka Paino dan setelah dilakukan pengembangan diamankan tersangka Jaka.

“Untuk tersangka Paino merupakan residivis dan juga diduga terlibat tiga laporan polisi ke kita, untuk itu saat ini kasusnya masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Alkap.

print