Kedai Pak Ciman Usung Konsep Kuliner Dua Negara

0
460

Yuansa

beritasebelas.com,Palembang – Banyaknya restorant, cafe maupun kedai di Kota Palembang mengusung masakan khas masing- masing. Kali ini Kedai Pak Ciman hadir  dengan konsep berbeda, yakni dengan mengusung tema masakan khas dari Negara Thailand yang dibuka 24 jam.

Hal ini disampaikan oleh Owner kedai Pak Ciman, Hj Erwin Disman, setelah selesai acara peresmian Kedai Pak Ciman di Jalan Bay Salim Kawasan Sekip Rambang, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Kamis 25 Mei 2017.

[Kedai Pak Ciman – Foto Istimewa]
“Dalam satu atau dua hari kedepan kita akan mendatangkan chief dari Thailand dan Malaysia untuk mengusung di Kota Palembang dengan makanan dari Negara mereka,” ungkap Erwin.

Ia melanjutkan, konsep yang di tawarkan oleh Kedai Pak Ciman adalah, outentik tradisional dan Internasional food, dengan menu yang diunggulkan nasi Kapau. Sedangkan menu andalan adalah masakan Thailand yakni tomyam, chicken raise dan shop.

“Kita mengikuti permintaan pasar dan kita kombinasikan tasenya dengan masakan Thailand dan rasanya juga ternyata nyambung dengan masakan Palembang yang rasa pindangnya pedas dan manis. Jadi kita mencoba masakan-masakan yang tidak umum,” imbuhnya.

Erwin menjelaskan, Kedai Pak Ciman ada 47 menu terdiri dari,  ayam rendang, bebek goreng, gulai usus dan ikan asam pade. Mengenai harga tidak terlalu tinggi, mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 40 ribu, jam beroparasi ada tiga seasen, seperti  sarapan pagi dari Pukul 06.00 Wib sampai Pukul 10,00 Wib,  dilanjutkan dengan menu nasi kapau sampai jam makan siang dan menu Internasional pada siang hari dari Pukul 14,00 Wib sampai tutup pada malam hari.

Untuk bulan puasa buka dari Pukul 14.00 Wib sampai sahur.

“Kedai Pak Ciman sudah membuka yang keempat, pertama berada di Angkatan 66, Pasar 16 tepatnya di tenda kuliner,  ketiga di Pujasera Veteran serta yang keempat disini Jalan Bay Salim dan Insya Allah yang kelima habis lebaran akan kembali buka di depan PT Pusri,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Harobin Mustofa mengatakan, Pemerintah Kota hanya memfasilitasi, karena ini murni dari Koperasi dan Pemerintah Provinsi. Namun pihaknya mengapreasi dengan adanya kedai-kedai tersebut.

Dikatakannya,Kota Palembang memang perlu tempat makan dan kuliner yang harus disiapkan agar banyak pilihan untuk masyarakat yang ingin memilih rasa yang bervarian.

“Kita sarankan mendirikan menu dan makanan dengan ciri khas masing-masing sehingga pada saat ingin membeli makanan yang diinginkan bisa ingat adanya di tempat yang mana,”singkatnya.

print