Kembangkan Potensi Atlet Daerah, Dispora Janjikan Bangun 525 Lapangan

0
22

Arto

[Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Selatan H Akhmad Yusuf Wibowo saat membuka Bimtek keolahragaan di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Selatan – foto Arto beritasebelas]
beritasebelas.com,Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga mengaku komitmen dalam membidik potensi atlet pemula hingga ke daerah tingkat desa dan kelurahan. Untuk mendukung hal tersebut, Dispora berjanji akan membangun 525 lapangan di berbagai desa sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Selatan H Akhmad Yusuf Wibowo disela-sela pembukaan Bimbingan Teknis dengan pihak terkait di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Selatan, Senin 16 April 2018.

Menurutnya, sejak tahun 2015 tepatnya Maret lalu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi telah merencanakan program pembangunan ini. Namun realisasinya baru bisa berjalan di tahun 2017, itu pun masih memiliki proses plus dan minus.

Dengan demikian, Provinsi Sumatera Selatan juga turut melaksanakan penyaluran bantuan tersebut. Yaitu  adanya satu lapangan dalam satu desa. Dalam rangkaian kegiatan, pembangunan lapangan sendiri bertujuan sebagai wadah semangat serta spirit kebersamaan untuk melahirkan bibit atlet-atlet muda produktifitas yang berpotensi besar. Selain itu, kegiatan seperti ini dapat menujang perkembangan ekonomi suatu dearah.

“Bakat dan minat anak muda di olahraga itu lumayan sekali, jadi mari kita bangun Indonesia dari bagian pinggir (desa). Apalagi Sumsel memiliki kabupaten cukup banyak, hingga saat ini sekitar 525 sarana olahraga sudah dalam tahap pengerjaan dan pembangunan tinggal proses pembayarannya saja,”terangnya.

Lanjutnya, Indonesia bisa bangkit lewat sektor olahraga. Bukan hanya meningkatkan kualitas hidup manusia, tapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

Lapangan yang disediakan antara lain seperti sepak bola, futsal, voli, bulutangkis dan panjat dinding. Namun detail rincian pembangunan belum dapat dijelaskan, sebab pengerjaan berlangsung tanpa target.

“Ya kita belum bisa rincikan dimana saja, atau lapangan apa yang ada di desa atau kelurahan. Soalnya, kita masih akan menambah terus pembangunan lebih banyak lagi, maksud tanpa target harapannya sarana ini hadir sebanyak mungkin. Menteri kita Pak Imam juga menganjurkan satu desa satu lapangan,”tambah Yusuf.

Menurutnya, program ini juga memiliki misi untuk meningkatkan sarana olahraga yang layak dan berstandar, serta memberdayakan seluruh lapisan masyarakat, melalui cara swakelola dengan semangat gotong royong.

Selain itu, ketersediaan lahan diharapkan dapat berguna multifungsi. Misalnya satu pembangunan lapangan sepakbola bisa juga digunakan untuk lapangan senam ataupun lari. Sehingga mampu menumbuh-kembangkan partisipasi seluruh unsur yang ada di desa.

print