KONI Palembang Bentuk Tim Manajer Cabor Jelang Porprov

0
85

Arto

beritasebelas.com,Palembang – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palembang tampaknya tak main-main dalam targetnya mempertahankan juara umum Pekan Olahraga Provinsi pada 18-26 November 2017 mendatang.

Pasalnya, jelang tiga bulan multievent provinsi jajaran KONI Kota Palembang telah membentuk tim manajer dari semua cabang olahraga yang diikuti pada Porprov musim ini.

Demikian terungkap dalam rapat umum terbatas KONI Kota Palembang, Minggu 27 Agustus 2017 diruang rapat KONI Kota Palembang. Turut hadir Ketua Harian KONI Kota Palembang Aliyudin Asral, Wakil Ketua KONI Agus Salim, staf Binpres dan juga Kesekreariatan.

[Rapat KONI Kota Palembang jelang persiapan Pekan Olahraga Provinsi – Foto Arto beritasebelas]
“Ya, Porprov sebentar lagi. Kita tidak mau kemudian kalah start. Oleh karena itu, saat ini kita sudah bentuk pemetaan tim manajer cabor,” ujar Ketua Harian KONI Kota Palembang Aliyuddin Asral usai memimpin rapai persiapan Porprov di Aula KONI Kota Palembang.

Menurut Aliyuddin Palembang pada musim ini tetap mencoba mempertahankan gelar juara umum. Meskipun diakui, keterbatasan anggaran menjadi hal yang harus dimaksimalkan kembali. Namun demikian, kontingen Palembang tak patah semangat dengan kondisi yang ada.

“Artinya, setelah terpetakan manajer tim cabang olahraga tentu cabor akan terbantukan dalam persiapan maupun pada saat pelaksanaan nantinya,”terang dia.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua KONI Palembang Bidang Pembinaan Prestasi Agus Salim, setidaknya ada 28 cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov musim ini. Sehingga diharapkan jika satu manajer membawahi satu cabang olahraga maka ada 28 manajer yang kita siapkan.

“Sehingga jangan sampai, persiapan Porprov dari kontingen Palembang tergesa-gesa. Sehingga jika persiapan matang tentu hasil juga kita harapkan maksimal,” harapnya.

Agus menyebut beberapa cabang olahraga Palembang belakangan ini sudah mulai terpetakan atlet mana yang akan turun pada multi event provinsi ini.

“Mulai dari atletik, kempo, bulutangkis, sepakbola, futsal, tinju, sepatu roda, taekwondo, silat, karate dan semuanya. Setelah itu kemudian entry by number dan entry by name ke panitia,” terangnya.

print