Kuliah Gratis ke China dari Pemprov, Ini Cerita Prestasinya

0
49

Arto

[Alumni PKG ke China saat menggelar audiensi ke Dinas Pendidikan Sumatera Selatan – foto Arto beritasebelas]
beritasebelas.com,Palembang – Program Kuliah Gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan ke luar negeri ternyata terus menuai prestasi. Bahkan angkatan kedua dengan 30 peserta yang melanjutkan studi tahun 2015 ke Nanjing Polytechnic Institute dan Wuxi Institute of Technology, saat ini telah menyelesaikan studinya dan kembali ke Sumatera Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Drs Widodo MPd menyebutkan capaian prestasi dari penerima PKG tersebut membuktikan semangat dan kualitas pendidikan anak-anak Sumatera Selatan sangat diperhitungan di luar Indonesia.

“PKG akan terus bergulir demi mencetak generasi Sumsel yang mampu bersaing dan sejajar dengan negara-negara lain,” ujarnya saat menyambut audiensi 30 alumni penerima PKG ke China, Rabu 4 Juli 2018.

Lanjut Widodo, pihaknya berharap, usai mengenyam pendidikan tinggi dari program PKG ini, anak-anak Sumatera Selatan tetap bisa berkontribusi positif untuk kemajuan Sumatera Selatan dan masing-masing daerah.

“Ini harapan kita semua, dan kualitas pendidikan di Sumsel akan terus meningkat dan menjadi aset masa depan,” pungkasnya.

Sedangkan, diceritakan Metri Anjasuma salah satu penerima PKG bahwa selama berkuliah di Nanjing Polytechnic Institute dan Wuxi Institute of Technology beberapa penerima PKG ini meraih banyak prestasi termasuk menjadi lulusan terbaik.

“Alhamdulillah, saat ini kami sudah selesai menjalankan pendidikan tinggi dari program kuliah gratis Pemprov Sumsel melalui Dinas Pendidikan dan Insya Allah sangat bermanfaat bagi kami semua. Support penuh dari Pemprov Sumsel selama berkuliah sangat memotivasi kami untuk terus mengejar prestasi dan mengharumkan nama Sumsel,” imbuhnya.

Lanjutnya, saat ini dari 30 penerima PKG Sumatera Selatan angkatan kedua tersebut, 14 diantaranya sudah mendapatkan pekerjaan yang langsung ditawarkan dari perusahaan Cina yang berada di Indonesia.

“Sisanya ada juga yang mendapatkan beasiswa untuk lanjut kuliah di Cina,” pungkasnya.

print