Kurikullum SMK di Sumsel Harus Singkron Dengan Kebutuhan Industri

0
7
[Suasana Penyelarasan Kurikullum SMKN II Palembang dengan kebutuhan industri – Foto Arto beritasebelas]

Arto

beritasebelas.com,Palembang – Lulusan vokasi atau SMK mayoritas memilih bekerja ketimbang melanjutkan studi lanjut. Sehingga SMK harus pandai mencari pola yang tepat agar lulusan siap pakai di dunia industri.

Termasuk soal penyelarasan kurikullum SMK dengan kebutuhan industri agar lulusan memahami bagaimana harus berkerja di perusahaan, spesialis jurusannya tanpa harus adaptasi kerja lebih lama.

Kepala Seksi Kurikullum Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Yose Aprizal mengatakan mendapatkan pekerjaan setelah tamat sekolah, adalah bonus. Dan bagi mereka yang melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi merupakan kemampuan yang lebih.

“Jadi hari ini kita akan melakukan MoU dengan 9 industri agar siswa SMK bisa belajar, dan industri menerima kemampuan siswa sesuai kebutuhuan yang dicari. Kita lihat sekarang antara kurikulum dan kebutuhan indsutri itu, belum singkron. Jadi pelaksanaan validasi ini untuk membenahi dan menyelaraskan silabus,”ujar Yose Aprizal disela-sela acara Penyelarasan Kurikullum SMK dengan kebutuhan Industri di Aula SMKN II Palembang, Kamis 4 Oktober 2018.

Adanya kegiatan ini juga sebagai bahan suporting untuk keberhasilan para siswa kedepannya. Selain itu, adanya tambahan dukungan Inpres nomor 6 tahun 2009 bagi revitalisasi bagi SMK.

“Sesuai keputusan kita akan menjalankan  kurikulum dengan penyelarasan industri, sehingga dunia usaha dapat merangkul siswa SMK. Kemudian meningkatkan jumlah SDM, dengan jumlah guru terbatas akibat guru produktif sudah banyak yang pensiun. Terakhir akan meengeluarkan sertifikat untuk para siswa yang diakui di Asia Tenggara,” tambahnya.

Sementara Drs H Zulkarnain MT Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Palembang menjelaskan program pengiriman siswa keluar negeri sudah berjalan beberapa tahun terakhir, dan sudah menjadi program rutin.

“Karena SMK N 2 harus bekerja di industri, 100 persen siswa mesti bisa. Dari semua program yang ada disini seperti jurusan mekatronika, teknik kendaraan ringan, teknik tenaga listrik, teknik sepeda motor dan lainnya. Bukan saja dari sekolah kami, tapi dari total siswa SMK  Sumsel yang berjumlah 111.041,”pungkasnya.

print