Kuryana – Johan Perkawinan Paksa Yang Sudah Seharusnya Berpisah

0
309

[Kuryana – Johan – foto : Bagus/beritasebelas.com]

Bagus

beritasebelas.com, Baturaja – Belum ada yang tau, bahkan dari keduanya belum ada yang memastikan apakah bakal berpasangan kembali atau menegakkan bendera sendiri-sendiri. Itulah yang saat ini masih menjadi mesteri bagi masyarakat OKU tetang Kuryana – Johan di Pilkada 2020 mendatang.

Banyak statment-statment berseliweran dikalangan masyarakat yang menginginkan sebaiknya Kuryana dan Johan dipilkada 2020 nanti berpisah dan bersaing secara head to head untuk memperebutkan kursi nomor satu di Bumi Sebimbing Sekudang ini.

Termasuk pengamat Politik OKU yang juga ketua Muhamaddiah OKU Marratu Fahri. Dirinya juga beranggapan bahwa Kuryana dan Johan sudah sepatutnya berpisah pilkada tahun depan. Marratu mengibaratkan Kuryana – Johan adalah pasangan yang disatukan dengan paksaan.

” Kuryana – Johan itu pasangan kawin paksa, suatu hal jika dipaksakan tidak akan berjalan baik, pasti banyak gejolak diantara pasangan yang dikawin paksa. ya dimana-mana jika kawin paksa ada dua kesimpulan, antara pisah karena tak cocok atau berjalan mulus karena salah satunya selalu mengalah,” kata Marratu

Sekarang tinggal kembali kemasyarakat, karena masyarakat lah yang akan menilai bagaimana kinerja keduanya saat menjabat. Karena pilkada ini lebih banyak faktor personal, bukan berarti keberadaan partai tidak berpengaruh.

” Ini karena masyarakat yang merasakan langsung dipimpin oleh petahana yang mauncalon lagi. Partai bukan berarti tidak berpengaruh,” lanjutnya

Johan mempunyai peluang untuk menjadi Bupati OKU. Tinggal bagaimana Johan mengajak masyarakat untuk lebih memantapkan diri memilih dirinya untuk jadi Bupati. Kemudian yang membuat pengaruh besar juga dari Johan memilih calon wakil Bupati.

Kemudian Marratu juga mengatakan, jika Sosmed juga menjadi salah satu pengaruh, mengingat gadget sudah sampai kepelosok OKU,” kita ambil contoh Herman Deru, bagaimana Dodi Reza yang terlihat bakal menang berbalik. Karena saya perhatikan HD lebih banyak muncul disosmed dan pemberitaan,” kata Marratu

print