Lima Pansus Sepakati  Lima Raperda Menjadi Perda

0
80

kop-dalam-berita

Advertorial – poto Iwan Gur

Beritasebelas.com, Palembang – Lima rancangan peraturan daerah yang diajukan oleh Gubernur Sumatera Selatan untuk disahkan menjadi peraturan daerah baru di sahkan oleh rapat paripurna DPRD Provinsi Sumatera Selatan pada Rapat Paripurna XIX pembicaraan tingkat 2 tahun sidang 2016, Rabu 5 Oktober 2016.

paripurna1
[Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan HM Giri Ramandha N Kiemas menandatangani persetujuan pengesahan lima raperda]
Pengesahan lima raperda tersebut, setelah Rapat Paripurna XIX yang di pimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, HM Giri Ramandha N Kiemas, yang dihadiri oleh Gubernur H Alex Noerdin dan Wakil Gubernur  H Ishak Mekki, mendengarkan laporan pembahasan dan penelitian oleh masing-masing panitia khusus yang di bentuk pada rapat paripurna tanggal 27 September 2016 lalu.

Setelah melakukan rapat dengar pendapatan dengan masing-masing mitra kerja dan instansi terkait serta melakukan study banding ke beberapa daerah, mulai dari tanggal 27 September 2016 hingga 4 Oktober 2016, melalui juru bicara masing-masing panitia khusus menyampaikan hasil penelitian dan pembahasan terhadap lima raperda tersebut.

paripurna7
[H Ahmad Yani juru bicara Pansus I]
Kelima juru bicara panitia khusus yang membahas lima raperda tersebut yakni Panitia Khusus I dengan juru bicaranya H Ahmad Yani yang membahas Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, yang dalam kesimpulan akhirnya memberikan persetujuan agar raperda ini dapat segera dijadikan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Panitia Khusus I menyarankan kepada Gubernur Sumatera Selatan, agar sebelum diundangkan Peraturan Daerah ini harus ada persetujuan Menteri Dalam Negeri, dan apabila ada perbaikan agar secepatnya diperbaiki, serta prosesnya di percepat agar selaras dengan pengajuan APBD Tahun 2017, serta Panitia Khusus I menyarankan agar dalam mengisi jabatan yang kosong agar dilakukan terbuka sehingga para aparatur yang ikut bisa bersaing secara kompetitif.

paripurna6
[H Surip Januarto, juru bicara Pansus II]
Panitia Khusus II membahas Raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016, tentang Pembentukan Perseroan Terbatas Sriwijaya Mandiri Sumatera Selatan, melalui juru bicaranya H Surip Januarto, juga menerima dan memahami maksud Pemerintah Daerah Sumatera Selatan untuk segera mengembangkan potensi Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api, dengan di sahkannya Raperda ini, Panitia Khusus II berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, segera menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api sebelum habis masa dan segera mencari investor yang akan berinventasi di Tanjung Api-Api.

paripurna5
[Usman Effendi, juru bicara Pansus III]
Sedangkan Panitia Khusus III membahas Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2011 tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, melalui juru bicaranya Usman Effendi juga menerima dan memahani maksud Pemerintah Daerah untuk menambah penyertaan modal di Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, dengan tetap memperhitungan anggaran yang ada.

paripurna4
[Meriadi, juru bicara Pansus IV]
Sementara itu Panitia Khusus IV yang membahas dan meneliti Raperda tentang Perlindungan dan Pegelolaan Lingkungan Hidup, melalui juru bicaranya Meriadi menerima raperda yang diajukan untuk dijadikan Peraturan Daerah. Panitia Khusus IV meminta kepada pihak eksekutif agar dengan disahkannya raperda tentang Perlindungan dan Pegelolaan Lingkungan Hidup ini, agar bisa menambah jumlah aparat sehingga bisa berimbang dalam mengawasi koorporasi masalah Perlindungan Lingkungan.

paripurna3
[Ike Mayasari Fikri Juhan, juru bicara Pansus V]
Serta Panitia Khusus V yang membahas Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan tahun 2016-2015, sama bisa menerima setelah melakukan kajian dan study banding, karena Peraturan Daerah yang berhubungan dengan pembangunan pariwisata di Sumatera Selatan sangat dibutuhkan, melalui juru bicaranya Ike Mayasari Fikri Juhan mengharapkan agar setelah raperda ini disahkan pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan segera mensosialisasikan dan dibuatkan Peraturan Gubernur, karena pariwisata merupakan aset strategis bagi pembangunan Sumatera Selatan ke depan.

 

paripurna
[Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Ishak Mekki]
Setelah kelima Panitia Khusus menyampaikan hasil penelitian melalui kesepakatan lisan peserta Rapat Paripurna XIX pembicaraan tingkat 2 tahun sidang 2016, secara aklamasi memberikan persetujuan terhadap lima raperda yang diajukan oleh Gubernur Sumatera Selatan, serta dibuatkan surat keputusan bersama yang di tandatangani oleh Ketua DPRD dan Gubernur Sumatera Selatan.

paripurna2
[Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Ramadhan S Basyeban]
Pada pendapat akhirnya Gubernur Sumatera Selatan melalui Wakil Gubernur H Ishak Mekki menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang telah berhasil merampungkan dan mengesahkan raperda yang diajukan, walaupun dalam waktu yang relatif singkat. Gubernur berharap agar Peraturan Daerah yang baru saja disahkan ini dapat bermanfaat dalam memajukan pembangunan di Sumatera Selatan.
print