May Day, Serikat Buruh Lahat Geruduk Kantor Bupati

0
48

A Yudiansyah

[Plt Bupati Lahat Marwan Mansyur saat menandatangani nota kesepakatan – foto A Yudiansyah beritasebelas]
beritasebelas.com,Lahat – Memperingati hari Buruh Internasional (May Day), ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh Kabupaten Lahat (ASB), menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Lahat, Selasa, 1 Mei 2018.

Dalam tuntutannya, ratusan buruh meminta agar Plt Bupati Lahat, Marwan Mansur untuk menandatangani nota kesepakatan yang di ajukan Serikat Buruh Kabupaten Lahat.

Isi nota kespakatan yang harus di tanda tangani Plt Bupati Lahat adalah berupa tuntutan pembentukan dan pemberian biaya oprasional dewan pengukuhan Kabupaten Lahat sebagai perbaikan upah buruh, agar Pemerintah Kabupaten Lahat membentuk lembaga kerjasama triparti dan oprasionalnya di Kabupaten Lahat, serta membentuk tim deteksi dini ketenagakerjaan yang berfungsi untuk mendeteksi permasalahan buruh secara dini sebelum masalahnya meluas.

Penandatanganan nota kesepakatan itu dilakukan untuk menindaklanjuti ketidakadilan yang berpihak kepada kaum buruh di setiap sektor kerja, ditambah lagi keluarnya Perpres nomor 20 tahun 2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing di Indonesia, maka dari itu pihak buruh mendesak kepada Pemerintah Kabupaten Lahat agar segera menandatangani nota kesepakatan yang mereka ajukan.

“Ini sangat menyakitkan, dalam waktu 2 hari saja tenaga kerja asing langsung dapat bekerja di negeri kita. Sementara kita sendiri harus melewati proses administrasi yang berbeli-belit, mengakibatkan makin banyaknya pengangguran di Negeri kita,” ujar Erwinsyah Ketua SBSI Lahat.

Plt Bupati Lahat Marwan Mansyur SH,MM sebelum menandatangni nota kesepakatan, menyampaikan kepada ratusan buruh yang berunjuk rasa apabila tuntutan yang disampaikan sesuai dengan aturan, maka pihak pemerintah daerah akan menyetujui demi kesejahteraan buruh.

“Bila tuntutan yang disampaikan sesuai dengan aturan yang ada, maka akan kita setujui” kata Marwan Masyur.

Dirinya pun berpesan kepada ratusan buruh yang hadir menyampaikan aspirasinya agar jangan mudah terprovokasi, serta di tunggangi oleh kelompok yang memiliki kepentingan-kepentingan dalam Pilkada mendatang.

“Jangan mudah terprovokasi dan ditunggangi, ini masalah perut dan kebutuhan keluarga, jadi sampaikanlah aspirasi melalui hati nurani,” pesannya.

print