Minim Pendanaan, Cabor Triathlon Tak Ada Target

0
16

Arto

beritasebelas.com, Palembang – Minimnya dana Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) yang di kucurkan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI membuat Timnas Triathlon tampil apa adanya. Pasalnya, selama dua bulan terakhir, Triathlon disebut merogoh kocek pribadi untuk latihan jelang Asian Games.

[Jauhari Johan, atlet triathlon Sumsel yang turun di Asian Games – Foto IST]

Kondisi tersebut di perparah dengan lawan di Asian Games, memang Triahlon tak bisa berharap banyak. Malahan, di cabang olahraga ini, Merah Putih harus membidik target realistis dengan hanya 10 besar.

“Target kita 10 besar saja. Ini realistis mengingat persiapan kita sedikit terkendala pendanaan di Pelatnas dari Kemenpora,” ujar Presiden Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Mark Sungkar, Jumat  31 Agustus 2018.

Lanjut Mark Sungkar bahwa persiapan secara fisik memang tidak menjalani training camp hanya beberapa hari try out di luar negeri dan dilanjutkan Pelatnas di Indonesia. Bahkan, dalam tiga bulan terakhir telah didatangkan pelatih asing.

“Kalau mental atlet, Insya Allah luar biasa. Tapi kita bicara realistis. Kita berharap bisa tampil yang terbaik. Anak-anak ke banyak di renang yang butuh fisik kuat,”tambahnya.

Menurutnya, dari dua nomor yang diturunkan yakni Mixed Relay dan Olympic Distance, Mixed Relay lebih berpotensi. Dari dua nomor tersebut diturunkan 6 atlet andalan Pelatnas.

“Mixed Relay kita ada Jauhari Johan, Asihta Aulia, Eva Desiana dan Andi Gumilang. Sedangkan Olympic Distance kita ada Muhammad Ahlul Firman dan Ameera Sayaka,”urainya.

Sejauh ini dikatakan Mark, kondisi anak-anak baik. Apalagi venue di Palembang cukup luar biasa di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Sehingga membuat anak-anak tambah semangat lagi bermain di kandang sendiri.

“Semua saya rasa sudah siap tinggal besok (hari ini-red) kita harapkan bisa tampil terbaik. Hanya saja, kadar air PH nya semoga tidak turun. Karena kemarin kita lihat PH turun 5,7 sampai 5,5 dari normal itu 6. Kalau sampai PH air turun 4 terpaksa ditunda, jadinya Twoathlon bukan triathlon,” pungkasnya.

print