Mobil Tak Bisa Berioperasi, Himda : Banyak-Banyak Sholat Istisqa’ Saja Kalau Ada Kebakaran

0
153
[Kepala Dinas PBKP Himda Pahruzal saat dikonfirmasi diruang kerjanya – foto:bagus beritasebelas.com]

Bagus

beritasebelas.com, Baturaja  – Mobil Semprot Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Penyelamatan (PBKP) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terancam tidak bisa beroperasi. Dalam artian, PBKP tidak akan mendatangi laporan kebakaran di OKU pun termasuk daerah pedalaman OKU.

Penyebabnya, SPBU tempat biasa dinas tersebut berhutang BBM tidak lagi memberikan hutangan, akibat telah menumpuknya hutang PBK selama ini.

“Ya terhitung mulai hari ini Senin (3/9) kita PBK tidak lagi bisa isi BBM di SPBU Kemelak, karena hutang BBM kita sudah mencapai di atas Rp 50 juta,”kata Himda Pahruzal Kepala Dinas PBKP saat dikonfirmasi Senin 3 September 2018.

Dikatakan Himda, PBKP hanya mendapat jatah anggaran dari pemerintah sebesar Rp 110 juta untuk BBM, sedangkan armada yang dimiliki sebanyak 10 mobil semprot dan 3 mobil tangki.

“Bayangkan untuk satu mobil semprot BBM yang digunakan 180 liter belum mobil yang lain cukup tidak untuk satu tahun dana Rp 110 juta?,” keluh Himda.

Belum lagi kata Himda banyak tingkat kebakaran rumah dan lahan. Di OKU per 20 Juli 2018 saja terhitung 18 kasus kebakaran belum lagi jika diminta untuk menyemprot siring tersumbat dan tanaman di taman kota Baturaja.

“Bulan Januari ada 8 kasus, Maret 1 kasus, Juni 2 kasus, Juli 5 kasus, Agustus dan terakhir 2 September kemarin belum direkap,”kata Himda.

Jadi, saat ditanya bagaimana jika ke depan ada kebakaran? Himda hanya bisa pasrah sembari mengatakan perbanyak sholat Istisqa’ meminta hujan turun saat ada kasus kebakaran.

“Ya mau bagaimana lagi 2 mobil sudah tidak bisa di operasikan lagi, karena tidak ada minyak, jadi banyak-banyak sholat minta hujan saja kalau ada kebakaran. Seandainya ada tempat pelatihan ilmu memadamkan api dengan ditiup lebih baik anggaran kita drop ke sana saja biar tidak usah pake armada tinggal tiup padam api,”candanya.

print