MPLS 2018 Dimulai, Disdik Palembang Ancam Tak Ada Perploncoan

0
4
[Suasana MPLS 2018 di SMP Negeri 4 Palembang – foto Arto beritasebelas]

Arto

beritasebelas.com,Palembang – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SMP di Kota Palembang hari ini telah dimulai. Pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang menegaskan kepada seluruh SMP di Palembang untuk menjalankan MPLS tanpa unsur perloncoan.

Pasalnya, tujuan MPLS sendiri adalah sebagai ajang adaptasi pembelajaran, melatih disiplin, dan mempererat tali persaudaraan diantara siswa baru. Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang Herman Wijaya mengatakan sesuai edaran, Dinas Pendidikan meminta SMP Kota Palembang untuk melakukan MPLS.

“Kita juga meminta Kepala Sekolah dan guru untuk tetap mewaspadai aktivitas PLS di masing-masing sekolah. Sebab kita ingin menghindari tindakan kekerasan serta perpeloncoaan di sekolah. Makanya Disdik meminta mereka agar tetap memantau aktivitas PLS tersebut,” ujar Herman Wijaya, Kamis 12 Juli 2018.

Masalah teknis dan tata cara PLS sendiri, pihaknya menyerahkan kepada sekolah ditempat.

“Ya, pastinya mereka tidak boleh menyuruh siswa baru membawa seperti coklat, permen atau alat-alat perpeloncoan, sebab PLS ini tujuannya mendidik siswa, bukan memalukan atau mengajarkan kekerasan kepada siswa baru,” jelasnya.

Sedangkan Kepala SMPN 4 Palembang Mardalena mengatakan saat ini pihaknya sudah menggelar PLS, dimana pelaksanaan dimulai dari 11 sampai 13 Juli di halaman sekolah.

“Kita ingin mengajarkan ke siswa baru tentang bagaimana kegiatan belajar, letak ruangan guru dan kelas, lalu tata tertib dan peraturan di SMPN 4 Palembang,” katanya.

Untuk PLS sendiri, pihaknya mengerahkan beberapa panitia yang diambil dari Waka kesiswaan, guru dan anggota OSIS yang berjumlah 50 orang.

“Selama MPLS mereka hanya diminta memakai pakaian SD masing-masing, dan juga membawa alat tulis apabila ada yang mau dicatat, mengenai total siswa/i baru sekarang berjumlah 320 anak. Kemudian ditanggal 14 Juli siswa akan dilakukan pembagian lokal kelas setiap anak,” jelasnya.

print