Ngaku Bukan Anggota Partai, 2 Anggota PSI Buat Surat Pernyataan

0
82

Bagus

beritasebelas.com,Baturaja –  Verifikasi faktual untuk 2 partai yang diinstruksikan KPU Pusat pasca putusan dari Bawaslu untuk Partai Perindo dan PSI verifikasi faktual sudah dilaksanakan terakhir tanggal 4 Januari 2018 lalu. Dari hasil verifikasi yang dilakukan KPU Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) untuk Partai Perindo dinyatakan memenuhi syarat walau saat verifikasi pihak KPU menemukan keanggotaan yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS), namun meski demikian Partai Perindo tetap dinyatakan Memenuhi Syarat, karena jumlah keanggotaannya telah memenuhi ambang batas persentase keanggotaan di kabupaten yakni 357 anggota.

[Anggota KPU OKU melakukan verifikasi faktual salah satu anggota partai di Kabupaten OKU – foto Bagus beritasebelas]
Namun untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI) KPU menemukan dua keanggotaan yang TMS, pasalnya saat di verifikasi beberapa waktu lalu, KPU menemukan 2 orang anggota yang tercatat namanya dalam dokumen yang diberikan PSI ke Sipol bukan sebagai anggota PSI alias diduga asal “comot”

Hal tersebut terbukti dari surat pernyataan 2 orang anggota PSI yang menyatakan jika dirinya bukanlah sebagai anggota dari partai besutan mantan enchor (pembawa berita) tersebut. Sehingga oleh pihak KPU memberikan tenggat waktu hingga tanggal 20 Januari 2018 mendatang untuk dilakukan perbaikan.

“Memang benar saat tim verifikator kita melakukan verifikasi faktual keanggotaan Partai Solidaritas tim menemukan 2 anggota partai tersebut yang tidak mengakui jika dirinya sebagai anggota PSI,”kata Ketua KPU Naning Wijaya didampingi Divisi Hukum Doni saat dikonfirmasi Selasa 9 Januari 2018.

Kata Doni pihaknya saat ini masih menunggu perbaikan dari PSI hinggap tanggal 20 mendatang untuk kemudian hasil verifikasi tersebut ke KPU pusat.

Sedangkan Ketua DPD PSI Orniando saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya membenarkan jika ada dua anggotanya yang saat diverifikasi tim verifikator dari KPU menyatakan bukan sebagai anggota PSI. Namun kata Nando sapaan akrab Ketua DPD ini dua orang tersebut memang anggota partai, tapi untuk masa bhakti yang lama, sedangkan saat ini sudah masuk masa bhakti periode ke tiga.

“Kita sudah melaporkan kejadian tersebut ke DPW. Instruksi DPW kita harus mengganti 2 orang tersebut dengan mengalikan 10. Dalam artian 2 dikali 10, jadi 20 orang yang harus kita cari untuk mengganti 2 orang tersebut. Insya Allah PSI cukup saat diverifikasi perbaikan nanti,”pungkasnya.

print