Panwaslu OKU Deklarasikan Tolak Politik Uang dan Sara

0
35

Bagus Mihargo

[Wakil Bupati OKU Johan Anuar bersama unsur Muspida saat menandatangi Deklarasi Tolak Politik Uang di Taman Kota Baturaja – foto Bagus Mihargo beritasebelas]
beritasebelas.com,Baturaja  – Panwaslu Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menggelar Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politik Sara untuk Pilkada 2018. Kegiatan ini dipusatkan di Taman Kota Baturaja, Rabu 14 Februari 2018. Deklarasi ini seakan menjadi tantangan tersendiri untuk Panwaslu. Pasalnya bukan lagi menjadi rahasia umum di telinga masyarakat, politik uang cenderung terjadi dalam berdemokrasi.

Wakil Bupati OKU, Johan Anuar, hadir dalam deklarasi tersebut. Dalam sambutanya ia mengapresiasi kinerja dan apa yang dilakukan Panwaslu OKU. Apa lagi seperti deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politik Sara.

“Untuk pemilihan gubernur yang ada dihadapan ini diharapkan betul-betul murni dan sehat dalam persaingan. Tapi untuk mencapai hal itu, meski beban ada di pundak Panwaslu, ini juga merupakan tanggungjawab kita bersama masyarakat luas,” kata Johan.

Wakil Bupati menambahkan, Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politik Sara ini sangat baik. Tinggal bagaimana ke depan Panwaslu OKU harus melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Mampu ndak kita mengajak masyarakat OKU untuk menghilangkan paradikma masyarakat katek uang dak milih lebih baik ke kebun. Dan mengilangkan paradikma untuk calon, kalau katek duwet (uang,red) kalah,” katanya.

Johan menegaskan pemerintah daerah berharap kepada Panwas untuk semaksimal mungkin dalam melaksanakan tugas. Beban ada dipundak Panwas.

“Saya juga berharap kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban keamanan dan kenyamanan. Selain itu juga mengajak masyarakat yang mempunyai hak pilih menyalurkan suara pada pemilihan nantinya,”kata Johan mengingatkan demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang jujur.

Ketua Pawaslu Kabupaten  OKU, Anggi Yumarta mengatakan, kegiatan deklarasi ini dilakukan serentak se Indonesia.  Adapun pesan yang disampaikan yaitu, Panwas Kabupaten OKU mengajak masyarakat luas untuk mengawal pesta demokrasi untuk dapat bersama-sama Panwas Kabupaten OKU dalam mencegah dan meminimalisir terjadinya pelanggaran money politik dan politisasi sara yang kemungkinan terjadi.

“Hal seperti ini harus kita cegas dan lawan jangan sampai terjadi,” kata Anggi.

Pantauan dilapangan, kegiatan Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politik Sara untuk Pilkada 2018 dihadiri, Wakil Bupati OKU, Johan Anuar dan Jajaran. Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari, Kasdim 0403 OKU, Perwakilan Kejaksaan, seluruh Komisioner Panwas Kabupaten OKU dan Komisioner KPU OKU, PPK, Panwascam, mahasiswa, tokoh masyarakat, perwakilan pengurus partai politik di OKU.

Terlihat juga pembacaan Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politik Sara dipimpin langsung Wakil Bupati OKU dan juga melakukan penandatanganan bersama.

print