Pasca Penutupan PPT Pematang Panggang, Pungli Kembali Marak

0
646

Logo Berita Sebelas BS

beritasebelas.com

****

oleh Hasim

 

Jembatan timbanga
[Sopir truk melintas di PPT Pematang Panggang, sebelum di tutup sesuai dengan instruksi Gubernur Sumatera Selatan, poto dokumen Rianto]
Beritasebelas.com, Kayu Agung – Pasca keluarnya instruksi Gubernur Sumatera Selatan, untuk menutup seluruh PPT (jembatan timbang) yang ada di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, yakni PPT Pematang Panggang Kabupaten Ogan Komering Ilir, PPT Merapi Kabupaten Lahat, PPT Senawar Jaya Kabupaten Musi Banyuasin, PPT Nibung di Kota Lubuk Linggau, dan PPT Kotabaru Kabupaten OKU Timur, di manfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan pungli terhadap semua sopir truk dan tronton yang melintas.

Berdasarkan pengawatan awak media ini di PPT Pematang Panggang yang berlokasi di Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kamis tanggal 5 Mei 2016. Terlihat kondisi PPT yang tidak ada aktivitas seperti sebelum di tutup, di pintu masuk ke PPT terlihat tulisan yang sangat besar yang menyatakan PPT di tutup sementara, hanya ada beberapa petugas yang menjaga aset milik Provinsi Sumatera Selatan ini.

Sedangkan para sopir truk dan tronton yang mengangkut kebutuhan baik dari arah Provinsi Lampung, maupun dari arah Kota Kayu Agung tetap berjalan seperti biasa, hanya pasca penutupan PPT (jembatan timbang) pada hari kedua, sopir yang melintas tidak lagi perlu antre untuk masuk ke PPT (jembatan timbang).

Tapi kondisi di tutupnya PPT (jembatan timbang) Pematang Panggang, menjadikan maraknya pungli yang di lakukan oleh oknum kepada para sopir yang melintas baik, dari Provinsi Lampung menuju ke Kota Kayu Agung atau sebaliknya. Seperti biasa para sopir truk dan tronton di haruskan mampir di rumah makan yang sudah di tentukan untuk mengambil kupon dan amplop kosong yang harus diisi oleh para sopir sesuai tonase angkutan yang di bawah, dan apabila sopir tersebut tidak mampir, maka sudah di siapkan pengendara roda dua untuk mengejar sopir yang tidak mau mampir.

 

print

TINGGALKAN KOMENTAR