PD Pasar Akan Evaluasi Proses BOT

0
629

pasar-16-ilir3

Berita Sebelas.com, Palembang

Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya Apriadi S Busri akan mengevaluasi Sistem Build, Operate, and Transfer (BOT) yang dibuat anatara PT Gandha Tahta Prima (GTP) dan Pemerintah Kota Palembang. Apriadi mengatakan pihaknya sudah membentuk tim untuk menilai BOT yang telah dibuat, tim akan menilai bagaimana terjadinya BOT, dan isi perjanjian dalam BOT tersebut.

Menurut Apriadi, pihak yang terlibat dalam tim tersebut terdiri dari berbagai unsur, mulai dari tim hukum, ahli, anggota komisi II DPRD Palembang dan lainnya. Dijelaskannya pihak PT Ganda Tahta Prima untuk pengelolaan pasar baru sebatas penarikan retribusi harian dan biaya parkir saja.

Hanya saja, Apriadi mengaku ada hal yang tidak dikoordinasi yang intensif dengan PD Pasar Palembang Jaya selaku perpanjangan tangan Pemerintah Kota Palembang dalam pengolahan pasar.

Sistem Build, Operate, and Transfer (BOT) yang dilakukan PT Gandha Tahta Prima (GTP) diakui Dirut PD Pasar akan ada evaluasi, bahkan tim sudah dibentuk, namun pada kenyataan revitaslisasi perbaikan sudah berjalan sekitar 30 persen.

Ditambahkannya sejumlah toilet yang selama ini selalu dikeluhkan oleh pedagang maupun pengunjung pasar 16 Ilir, saat ini sudah jauh lebih bersih. Bahkan PT GTP sengaja membeli 10 tanki air setiap harinya untuk keperluan mandi, cuci, kakus (MCK) di semua toilet yang ada di semua lantai.

Sementara itu General Manager PT GTP Budi Sulistiyani atau Yeyen mengatakan pihaknya untuk sementara terpaksa menyiapkan air tanki, menunggu PDAM yang saat ini sudah memasang jaringannya ke pasar 16 Ilir. Selama ini, air yang digunakan berasal dari sungai dan dianggap kurang steril apalagi untuk dipakai berwudhu.

Selain memperbaiki toilet pengerjaan perbaikan saat ini juga difokuskan basement yang menjadi langganan banjir. Pengelola telah menyiapkan 18 pompa yang disebar di 16 titik untuk menguras air yang meluap jika terjadi hujan ke dalam pasar 18 Ilir, yang akan membuang langsung air tersebut ke sungai atau drainase terdekat.

Parit atau drainase yang mengelilingi basement pun juga diperbaiki. Sehingga diharapkan jangan sampai mampet seperti selama ini. Sehingga terkesan jorok dan tentu sangat berpotensi menyebabkan banjir. Sedangkan lantai 1 dan 2 pun saat ini sudah mulai dikerjakan penggantian keramik lantai, dan dirombaknya tempat bak air bersih. Setiap lantai pun kini dipasang atap yang mengelilingi, sehingga ketika hujan terjadi maka tidak akan masuk atau membasahi dagangan yang dijajakan pedagang.

Setelah revitalisasi selesai maka pasar 16 Ilir yang memiliki lima lantai dapat dihuni oleh sekitar 2.700 pedagang. Termasuk lantai 5 yang akan dijadikan lokasi food court khusus dengan penawaran sejumlah pedagang kuliner serta restoran terkemuka. Disebutkannya saat ini ada 1.100 pedagang eksisting yang telah terdata ulang, jika ditambah dengan PKL sekitar 2.305 pedagang. Sedangkan untuk PKL, nantinya akan dikhususkan di lantai empat sehingga kawasan pasar menjadi sangat rapi, bersih, dan nyaman baik bagi pedagang maupun pengunjung.

“Tak hanya itu, setelah revitalisasi selesai pasar ini juga akan dilengkapi dengan eskalator dan lift yang saat ini dalam proses pemesanan. Sehingga lantai 4 dan 5 pun akan sangat diminati dan tidak terkesan panas dan capek mau naik turun tangga,” ungkapnya.

 

print