Pedagang Ini Tidak Senang Ditertibkan, Amuk Pol PP

0
36

oleh Bagus – foto Bagus

beritasebelas.com,Baturaja – Satpol PP Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) beserta Dinas Perhubungan Rabu 29 Maret 2017, melakukan penertiban pedagang di kawasan sepanjang jalan Warsito atau lebih di kenal Pasar Pucuk. Namun, pelaksanaan penertiban atas perintah Bupati OKU H Kuryana Azis, karena tim penilaian Adupura akan melakukan penilaian tersebut tak berjalan lancar.

[Sekda Marwan Soebri saat menanyakan kejadian pemukulan terhadap Pol PP dengan petugas yang sedang melakukan penertiban]
Dalam eksekusi penertiban yang sebelumnya sudah diberikan surat peringatan kepada para pedagang, agar pindah dari kawasan yang telah ditentukan tersebut, berlangsung rusuh, adanya insiden pemukulan serta pelemparan terhadap petugas Sat Pol PP, terpaksa menghentikan sejenak kegiatan tersebut.

“Hari ini belum penertiban secara total, berhubung hari ini kabarnya akan ada penilaian Adipura, kita hanya menata dan merapikan saja, dan meminta para pedagang untuk tidak memasang atap terpal menyeberang jalan, sehingga terkesan kumuh. Namun sayangnya penertiban yang dilakukan oleh petugas gabungan ini terpaksa harus dihentikan, hal ini di karenakan adanya insiden aksi pemukulan oleh salah seorang pedagang buah yang enggan ditertibkan,” ujar Kasat Pol PP Agus Salim melalui Kasi Trantib Sofyan

Akibatnya salah seorang anggota Pol PP, Yanuariansyah (28) mengalami luka lebam dan bengkak pada tangan kanan akibat di hantam kayu oleh pedagang buah yang diketahui bernama Eka. Insiden pemukulan ini dituturkan Indra anggota Pol PP lainnya, bermula ketika Yanuar dan anggota lainnya minta kepada pedagang tersebut untuk melepas terpal didepan kiosnya.

“Kami sempat menanyakan terpal ini milik siapa, namun dijawabnya tidak tahu, kita kemudian meminta dia (pedagang buah red)  melepas sendiri jika itu punyanya, tapi tidak digubris, saat hendak kita lepas ibu ini malah marah dan memukul Yanuar, beruntung Yanuar bisa menangkisnya dan tannganya bengkak” tutur Indra.

Menurut Indra, tak hanya Yanuar, dua anggota Sat Pol PP dan satu petugas pasar lainnya, yakni Adri, Imam dan Topan juga dilempari kayu oleh pelaku.

“Kami ini menjalankan tugas sesuai instruksi pak bupati beberapa hari yang lalu, namun pedagang ini malah membandel” ungkapnya.

Kabid Trantib Sopyan yang memimpin penertiban membenarkan adanya anggotanya dipukul oleh pedagang.

“Ya ada anggota kita yang dipukul, sudah kita visum, untuk selanjutnya kita masih menunggu instruksi dari atasan” singkatnya.

Sementara itu, Sekda OKU Marwan Sobrie didampingi Asisten I Setda OKU Mirdaili, SSTP, MSi beserta Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang melakukan pengawasan pasar merasa terkejut dengan isiden pemukulan tersebut, karena selama ini Pol PP OKU selalu kondusif dalam melakukan penertiban, untuk itu ia meminta agar hal ini ditindak lanjuti secara tegas.

“Tindak dengan tegas, lanjutkan kasus ini, jangan mau damai lama-lama kita bisa dianggap remeh, tindak sesuai aturan, itu sampai bengkak tangannya” ujar Sekda sembari meninggalkan pasar.

print