Pegadaian Palembang Bertranformasi Dengan Membuka The Gade Cooffe and Gold

0
60
[Suasana peresmian peresmian The Gade Cooffe and Gold ke 18 di Rukan Palembang Square Palembang – foto Yudiansyah beritasebelas]

Yudiansyah

beritasebelas.com,Palembang – Meski usia sudah tua tidak menghilangkan berinovasi, dimana PT Pegadaian (Persero) Palembang membuka The Gade Cooffe and Gold ke 18 tidak lain mendekatkan diri dengan kaum milenial.

Bertempat di Komplek Rukan Palembang Square Palembang, layanan Pegadaian Prioritas ini, diresmikan langsung Walikota Palembang, H Harnojoyo dan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) III Sumbagsel Pegadaian, Mufri Yandi, Kamis 28 September 2018 malam.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) III Sumbagsel PT Pegadaian, Mufri Yandi menerangkan, The Gade Cooffe and Gold ini, adalah layanan prioritas yang diberikan bagi seluruh nasabah yang bertransaksi di PT Pegadaian.

“Jadi Pegadaian bukan jualan kopi. Tapi ini adalah bentuk pelayanan kami dan dibuka untuk umum,” terangnya.

The Gade Cooffe and Gold ini, akan dioperasikan oleh anak perusahaan PT Pegadaian, yakni PT PIJ (Pesona Indonesia Jaya), yang khusus mengelola usaha-usaha PT Pegadaian seperti hotel dan restoran.

“Jadi, Pegadaian ini memiliki sembilan hotel dan 29 Caafe di Indonesia,” terangnya.

Mufri Yandi menerangkan, keberadaan cooffe ini sengaja bergandengan dengan pelayanan Pegadaian, karena untuk mengarap atau mendekatkan diri dengan generasi milenial.

“Jadi ini adalah layanan Priority Pegadaian. Jadi, nasabah-nasabah Pegadaian mendapatkan fasilitas berupa cooffe. Dan para pengunjung cooffe juga akan mendapat pengetahuan literasi tentang produk Pegadaian,” ulasnya.

Sementara itu Walikota Palembang H Harnojoyo menyampaikan, sangat mengapresiasi inisiasi yang dilakukan PT Pegadaian pada malam ini. Dimana, keberadaan The Gade Cooffe and Gold ini, tidak hanya menjadi peluang investasi bagi masyarakat Kota Palembang, tapi juga menjadi sarana pariwisata baru di Kota Palembang.

“Ini merupakan ide yang brilian, dan saya yakin ini akan menarik minat masyarakat dalam berinvestasi dan menghilangkan image jika pegadaian adalah hanya tempat untuk para orang tua,” jelasnya.

print