Pekerjaan Rumah Menanti Subangkit

0
18

Anugrah

beritasebelas.com,Palembang – Sriwijaya FC kembali menelan kekalahan pada pekan ke 20 Liga 1. Kali ini, Laskar Wong Kito ditekuk Madura United 2-1 di Stadion Agus Salim, Padang, Sabtu 11 Agustus 2018.

Kekalahan kedua beruntun ini membuat tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini tidak beranjak dari urutan 12 klasemen sementara, dengan perolehan 26 poin. Kekalahan ini, membuat Pelatih Kepala Subangkit, harus kerja ekstra keras dengan keterbatasan pemain yang ada. Eks pelatih PSIS Semarang ini, sebenarnya telah menyiapkan strategi yang tepat, untuk dapat mengimbangi permainan MU.

Subangkit memakai formasi 3-5-2. Tiga pemain bertahan, Goran Gancev, Alan Hendrique dan Al Hadji. Subangkit meletakkan lima gelandang sekaligus dengan harapan memenangkan duel di lini tengah.

Tapi, taktik dan strategi itu tidak berjalan sesuai dengan harapan. Di lini tengah, Sriwijaya FC masih mampu dipecundangi Zahrahan Kranggar dan kawan-kawan. Pertahanan yang dibangun tiga bek Sriwijaya FC pun sangat rapuh, sehingga mudah ditembus.

Goran dan Alan beberapa kali bermain kurang disiplin dengan meninggalkan pos pertahanan. Gol kedua MU pun tak lepas karena Goran naik coba membantu serangan, sehingga ada kebocoran di lini pertahanan.

“Lawan Madura United, kita lakukan perubahan. Kita memakai formasi 3-5-2 dengan menempatkan Al Hadji sebagai bek tengah,  sejajar bersama Alan Henrique dan Goran Gancev. Tapi ternyata pemain masih sulit untuk menerjemahkan skema ini, sesuai yang diinginkan dan menampilkan permainan yang maksimal. Karena bola masih mudah hilang,” keluh Subangkit, Minggu 12 Agustus 2018.

Tidak hanya itu, lanjut eks pelatih PSIS Semarang dan Mitra Kukar ini, perubahan cara bermain dari formasi 4-2-3-1 menjadi 3-5-2 yang dilakukannya, tidak mampu menghasilkan peluang ke gawang lawan.

“Lini depan masih tumpul dan lini tengah kita juga selalu kalah dalam perebutan bola, sehingga serangan yang dilakukan tidak berhasil mencapai gawang lawan. Sebaliknya, tim lawan justru bermain dengan lebih efektif dan sering kali melakukan counter attack cepat,” lanjutnya.

Subangkit masih mempertimbangkan akan mengasah formasi 3-5-2 atau kembali ke fakem awal 4-2-3-1. Subangkit mengakui, setelah kalah dari Persib 0-2, masa persiapan tak lebih dari empat hari jelang lawan Madura United.

Al Hadji pun baru bergabung. Pemain hanya punya waktu empat hari untuk melatih formasi 3-5-2. Al Hadji, Goran dan Alan baru tergabung sehingga memang belum padu.

Tapi, kali ini Subangkit punya waktu yang cukup untuk mengasah formasi 3-5-2 karena tim akan libur Asian Games. SFC akan kembali merumput melawan Persipura (19/9).

“Kita lihat nanti saat tim kembali berkumpul latihan lagi,” ucapnya.

print