Pelanggan Listrik di Lahat Nunggak 1 Miliar

0
51

kop-dalam-berita

Oleh Dayat

beritasebelas.com,Lahat – Minimnya kesadaran membayar listrik tepat waktu menyebabkan tunggakan listrik pelanggan di Kabupaten Lahat hingga Desember 2016 mencapai Rp 1 milyar. Umumnya, tunggakan pembayaran listrik ini lebih didominasi oleh pelanggan dari kalangan rumah tangga.

“Kami upayakan tahun 2017 mendatang mengalami penurunan menjadi Rp 400 juta,” janji Manager PLN Area Lahat, Muhammad Rizlani.

Hanya saja tunggakan Kabupaten Lahat terbilang kecil jika dibandingkan kabupaten/kota lainnya, khusus untuk PLN Area Lahat. Dia mencontohkan tunggakan pelanggan di Muara Rupit, yang mencapai Rp 6 milyar.

Padahal, dijelaskannya, adanya tunggakan ini berdampak pada Pendapatan Asli Daerah. Dimana, semakin besar tunggakan, maka semakin minim kontribusi PLN bagi PAD kabupaten/kota bersangkutan.

“Ini bukan hanya berdampak bagi omset PLN, melainkan juga berdampak pada PPJ (Pajak Penerangan Jalan, red) yang kami setorkan pada Dispenda,” bebernya.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran para pelanggan, lanjutnya, PLN sendiri sejauh ini telah berupaya melakukan sosialisasi, termasuk menerangkan konsekuensi yang harus diterima pelanggan jika menunggak melampau batas waktu. Konsekuensinya tidak hanya sebatas denda, melainkan pemutusan aliran listrik.

“Bila dalam 30 hari tunggakan tidak dilunasi, PLN berhak untuk melakukan pemutusan aliran listrik sementara. Bila hingga memasuki 60 hari dari pemutusan listrik sementara (hari ke-90, red) dan pelanggan belum juga melakukan pelunasan, maka PLN berhak melakukan tindakan bongkar rampung,” tegasnya.

print

TINGGALKAN KOMENTAR