Pemkot dan BPOM Temukan Takjil Berfomalin

0
9

Yudiansyah

beritasebelas.com,Palembang – Pemerintah Kota Palembang bersama BPOM kembali menyita makanan berformalin, Kamis 23 Mei 2019 di pusat penjualan takjil kawasan Pasar 26 Ilir Palembang.

Setelah dilakukan uji lab oleh BPOM didapati mie basah positif menggunakan formalin dalam mengawetkan makanan.

Hal ini membuat Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustina meradang, menurutnya Pemerintah Kota selama ini giat melakukan sosialisasi akan bahaya penggunaan pengawet formalin.

“Kita tidak mentolerir adanya pedagang yang masih menjual makanan yang mengandung formalin, kita sita jelas makanan tersebut berbahaya,” ungkap Finda.

Adanya temuan ini, orang nomor dua di kota Palembang ini meminta pedagang mie basah tak lagi menjualnya.

“Masyarakat juga diimbau dapat membedakan ciri mie basah yang berformalin dan tidak berformalin,”tegasnya.

Sedangkan Kepala BBPOM Palembang Dra Hardaningsih, mengatakan masih ada penjual nakal, pihaknya akan telusuri dan akan dibawa ke ranah hukum.

“Sudah ada produsen makanan yang kita sidangkan, artinya pemerintah dan BPOM tidak main-main dalam menjaga kualitas makanan yang akan dijual oleh pedagang,” tegasnya.

Menurut Harda, bila dibandingkan dengan data intensifikasi pangan 2018 lalu, tahun ini terjadi penurunan persentase produk takjil yang menggunakan bahan makanan berformalin.

“Tahun ini penggunan bahan makanan berfomalin menurun seperti mie basah dan tahu,” singkatnya.

print