Penerimaan Siswa Kurikullum Cambridge Dibuka, Ini Dua Sekolah Yang Menggelar

0
121

Arto

beritasebelas.com,Palembang – Setelah melalui proses panjang, Dinas Pendidikan Sumatera Selatan akhirnya menunjuk dua sekolah yang akan menggelar sistem pembelajaran dual kurikullum yakni kurikullum Nasional dan Cambridge.

Dua sekolah yang bakal menggelar dual kurikullum bergengsi tersebut pekan depan sudah mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019 lebih awal yakni pada 11-13 Januari 2018.

[Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Drs Widodo – foto dokumen beritasebelas]
“Akan kita sosialisasikan kepada masyarakat mengenai nilai plusnya siswa Sumsel belajar kurikulum tersebut. Salah satunya bisa dapat beasiswa untuk kuliah di luar negeri yang berafiliasi dengan Cambridge, termasuk Oxford,” terangnya.

Sampai hari ini, diakui Widodo, baru ada dua tambahan sekolah yang menerapkan Kurikulum Cambridge selain SMAN Sumatera Selatan dan SMA IGS Palembag.

“Yang lain diagendakan tahun depan,” harapnya.

Sebelumnya Widodo mengatakan, tantangan utama dalam pengimplementasian kurikulum Cambridge ini sendiri terletak pada dana operasionalnya yang tidak termasuk dalam pos anggaran Program Sekolah Gratis (PSG) maupun Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sehingga orangtua dan pihak sekolah harus bisa secara mandiri mengelola dan membayar biaya operasionalnya.

Maka dari itu, program ini diprioritaskan kepada siswa berprestasi yang berkecukupan secara finansial. Sementara bagi yang pra sejahtera juga akan disiapkan slot khusus.

“Diperkirakan per bulan tiap siswanya harus mengeluarkan dana senilai Rp1,4 juta yang juga sudah termasuk biaya buku, modul paket, pelatihan dan lain sebagainya. Dan yang mahal itu bukunya,” kata Widodo.

Kepala SMAN 1 Palembang Nasrul Bani menambahkan, PPDB Cambridge itu berawal dari sistem baru, kemudian ada juga hasil konsultasi dari pihak Cambridge itu sendiri dan Sampoerna Foundation serta 14 kepala sekolah negeri dan swasta dari beberapa kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

Nasrul menjelaskan, SOP PPDB sendiri yakni dimulai dari sosialisasi kepada seluruh Kepala SMP di Sumatera Selatan pada 8-10 Januari. Kemudian pendaftaran secara online dan verifikasi pada 11-13 Januari dengan tes tertulis pada tanggal 15 Januari dan pengumumannya tanggal 16 Januari.

“Sosialisasinya sendiri sudah berjalan, sementara Juknisnya sudah disebar se-Sumsel. Namun secara resmi akan kita mulai ke Kepala SMP pada tanggal 8 Januari nanti secara sporadis,” ujarnya.

Sedangkan untuk daya tampung sekolahnya tahun ajaran 2018/2019 ini sekitar 432 siswa untuk 12 rombel.

“PPDB ini kita bebas tidak menerapkan zonasi khusus SMAN 1, 17 dan SMAN Sumsel itu lintas Zonasi,” akunya.

Menurutnya, alasan pihaknya menerapkan sistem PPDB lintas zonasi ini untuk menjaring anak yang cerdas baik yang pra-sejahtera dan mampu secara finansialnya.

“Nantinya akan ada tes TOEFL. Dari sana maka akan kita tentukan peringkatnya,untuk masuk ke kelas Cambridge. Dimana kita menyiapkan tiga kelas Cambridge dengan kapasitas maksimal 20 siswa,” pungkasnya.

print