Peringati Hari Pancasila, Mahasiswa dan Pelajar Turun ke Jalan

0
35

A Yudiansyah

[Mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam HIMAPELA saat menggelar aksi turun ke jalan – foto A Yudiansyah beritasebelas]
beritasebelas.com,Lahat – Memperingati Hari Pancasila yang ke 73 tahun, setelah di peringati pertama kali 1 Juni 1945. Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Lahat (Himapela) serta anak-anak jalanan mengadakan long march dari PTM Square ke titik nol Kabupaten Lahat yang bertempat di kawasan pasar Lematang Lahat, Jumat 1 Juni 2018.

Sundan Wijaya, Ketua Umum KMKA yang juga mewakili mahasiswa mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian terhadap keadaan bangsa saat ini, dimana kita ketahui sudah tidak ada lagi pengaplikasian Pancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila sekarang hanya sekedar tradisi yang di laksanakan di upacara-upacara bendera setiap hari Senin di sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, terlibatnya pelajar dengan mahasiwa hari ini untuk mengingatkan kembali sejarah, karena Soekarno pernah mengatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang mengingat sejarahnya sendiri.

“Dihari inilah kami mahasiswa dan pelajar berharap bahwa pemuda di zaman era milenial sadar akan tanggungjawabnya dalam hal merawat bangsa dan negara,” harapnya.

Ketika ditanya soal Pemerintah Kabupaten Lahat, Himapela memberikan suatu refleksi gambaran terhadap pemerintah, khususnya untuk dunia pendidikan. Karena di sadari atau tidak, pendidikan sudah menjadi ajang bisnis untuk golongan tertentu, sehingga sila ke-5 yang menjadi cerminan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia terkikis dengan sendirinya.

“Semoga dengan peringatan Hari Pancasila dan bersatunya mahasiswa dan pelajar yang turun ke jalan hari ini, bisa mengingatkan pejabat di lingkungan pemeritahan daerah bahwa mereka di sumpah dengan yang berazaskan UUD 1945,” ungkapnya.

Perwakilan pelajar sangat bangga bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini dan berharap agar kegiatan ini berlanjut tidak hanya batas peranyaan Hari Pancasila saja.

“Kami ingin kedepanya ada kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pemerintahan langsung, sebab walaupun kami masih usia dini, tapi kami sudah mengetahui sedikit banyaknya persoalan-persoalan bangsa dan negara, khususnya persoalan anggaran di Kabupaten Lahat, dimana kami ketemu salah satu Kepala Dinas di Pemda dengan mengatakan “jangankan proposal, untuk membersihkan lahan kantor saja tidak ada anggaran,” cetus Roby ketua pelaksana yang diwakili oleh Deni yang juga masih berstatus pelajar.

print