Persaingan Ketat, Kemenpar Sebut Poltekpar Harus Berdaya Saing Internasional

0
51

Arto

[Suasana prelounching SBMPTP di kampus Politeknik Pariwisata Palembang oleh Kabid Kemenpar RI – foto Arto beritasebelas]
beritasebelas.com,Palembang – Pesatnya era globalisasi dan modernitas membuat Perguruam Tinggi Politeknik Pariwisata harus memiliki kualitas yang berdaya saing Internasional.

Apalagi, tingginya angka kunjungan wisatawan di Indonesia. Membuat Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI bekerja keras untuk meningkatkan sumber daya manusia dibidang pariwisata. Termasuk berbagai event Internasional seperti Asian Games.

Salah satu yang digagas oleh Kemenpar ialah mendirikan perguruan tinggi pariwisata (PTP) yang ada dibeberapa kota di Indonesia. Diantaranya ialah STP Bandung, STP Nusa Dua Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok.

“Jadi bukan hanya mendirikan, namun PTP ini juga harus memiliki standar global Internasional,” ujar Plt Deputi Bidang Pengembangan Kepariwisataan Kelembagaan Kemenpar RI, Ahman Sya usai prelaunching SBMPTP di Kampus Politeknik Pariwisata Palembang, Rabu 14 Februari 2018.

Lanjut Ahman bahwa untuk menciptakan SDM pariwisata yang baik, Kemenpar membuka pendaftaran untuk menjadi mahasiswa pariwisata tahun 2018/2019 di enam PTP yang ada melalui jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi pariwisata (SBMPTP)

Nantinya dari enam PTP ini, Kemenpar akan menampung kuota mahasiswa baru sebanyak 7.500 mahasiswa dengan pembagian, STP Bandung dan STP Nusa Dua Bali masing-masing sebanyak 2.500 mahasiswa, Poltekpar Medan dan Poltekpar Makassar masing-masing 750 mahasiswa, serta Poltekpar Palembang dan Poltekpar Lombok masing-masing 500 mahasiswa.

Para calon mahasiswa yang berminat ini, bisa mendaftarkan diri dengan mengakses situs www.sbmptp.kemenpar.go.id.

“Petunjuk teknisnya ada dihalaman tersebut. Dengan dibukanya seleksi bersama ini, dapat memudahkan bagi calon mahasiswa yang hendak mendaftar, bebas memilih,” katanya.

Di PTP yang ini juga nantinya akan memiliki tenaga pengajar yang berkompentensi, baik dari para Magister yang menekuni bidang pariwisata, maupun dari manajer perusahaan pariwisata yang telah mengikuti penyetaraan Strata dua.

“Misal General Manager Hotel yang mengikuti penyetaraan ini, bisa mengajar dibidang perhotelan,” tegasnya.

Menurut Direktur Poltekpar Palembang, Zulkifli Harahap, selain melakukan prelaunching SMBPTP ini. Poltekpar Palembang juga meresmikan mobil kitchen atau yang sering disebut dengan food truck.

Namun food truck ini bersifat non komersil sebagai tempat pembelajaran bagi mahasiswa Poltekpar khususnya di progam studi seni kuliner.

“Ini sifatnya non komersil ya. Dengan ini diharapkan mahasiswa bisa mengikuti perkembangan atau dinamika pembuatan hingga pelayanan. Food truck ini pertama di Sumsel khusus non komersil,” katanya.

Zulkifli juga menerangkan, selain akan berada di jalanan kota Palembang. Food truck ini juga nantinya akan dioperasikan selama perhelatan Asian Games pada Agusturs 2018 mendatang.

“Kita menyiapkan 1000 mahasiswa sesuai bidang kompetensinya untuk Asian Games, fasilitas juga memadai, SDM kita siap,”tegasnya.

print