Petani Karet OKU Pilih Penjualan Mingguan

0
14

Bagus

beritasebelas.com, Baturaja –  Harga karet di Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) lesu. Harga karet jauh dari harapan para petani. Pasalnya saat ini harga karet bulanan jatuh di harga Rp 8.000 perkilogram. Sementara harga karet mingguan berkisar Rp 6.500-6.800 perkilogram. Beda lagi harga karet di Kecamatan Lubuk Raja, OKU. Harga karet cendrung lebih tinggi berkisar Rp 9.300 perkilogram untuk karet bulanan. Sebelumnya Rp 9.600 perkilogram atau turun Rp 300 perkilogram. Untuk harga karet minggguan naik dari Rp 8.000 ke Rp 8.500 perkilogram.

[Ilustrasi petani karet]
“Kami tidak jual ke Palembang. Kami jual di OKU. Kalau ke Palembang susutnya lebih jauh. Hal ini karena jarak yang membuat bobot karet jadi susut. Makanya sekarang ini banyak yang ke PTP,” kata Yon saat dihubungi wartawan, Selasa 24 Oktober 2017.

Ketua Fraksi DPRD OKU, Robi Vitergo menjelaskan harga karet di Kecamatan Lubuk Batang cendrung lebih rendah. Harga berkisar harga Rp 8.000 perkilogram. Sementara harga karet mingguan berkisar Rp 6.500- Rp 6.800 perkilogram. Harga ini cendrung stabil beberapa waktu ini.

Meski stabil, harga karet ini dinilai rendah. Petani karet kata Robi mengharapkan harga karet bisa naik dan stabil di harga Rp 10.000 perkilogram. Dengan demikian bisa berdampak baik dan mendongkrak perekonomian petani.

“Ya, terlebih banyak masyarakat di daerah Bumi Sebimbing Sekundang ini bekerja atau mengandalkan pertanian karet untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Robi menambahkan, dengan kondisi ini diharapkan  pemerintah harus mengambil sikap dan bisa melakukan stimulus-stimulus untuk peningkatan hasil dan kualitas hasil karet petani.

“Sehingga ke depan harga karet bisa stabil dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

print