Pjs Walikota, Fokus Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Dengan Wisata Kuliner

0
73

Yudiansyah

[Pjs Walikota Palembang Ahmad Najib dikawasan lokasi kuliner lorong basah Palembang – foto Yudiansyah beritasebelas]
beritasebelas.com,Palembang – Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pariwisata berencana menjadikan Kota Palembang sebagai kota wisata kebudayaan dan kuliner. Hal ini diungkapkan oleh Pjs Walikota Palembang Ahmad Najib saat menikmati panganan olahan dari ikan dan seafood lainnya di Sentra Kuliner Palembang bersama istri tercinta dan pelancong lainnya, Sabtu 24 Februari 2018 malam.

Fokus pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, bagaimana Kota Palembang dapat menjadi magnet bagi pelancong penikmat olahan ikan dan pecinta kebudayaan Indonesia khususnya Sumatera Selatan.

“Kali ini kita utamakan panganan dari ikan dan hewan air lainnya yang bisa dikonsumsi untuk memikat wisatawan yang gemar makan ikan. Kita juga tampilkan berbagai kebudayaan yang ada di Kota Palembang dalam tajuk Culture Night Festival tiap pekannya,” ujarnya.

Sehingga, harap dia, Kota Palembang bukan hanya dikenal di bidang olahraga saja, namun juga kuliner dan kulturnya.

“Apalagi Palembang didukung infrastruktur yang memadai, muncul destinasi wisata baru yang mampu mengangkat ekonomi kerakyatan,” urainya.

Yang paling penting itu, pesan pria yang akrab disapa Najib ini, dijaga kebersihan dan kenyamanan serta keamanan pelancong. Sebab wisatawan itu, saat ini cenderung mencari lokasi wisata outdoor atau di luar ruangan.

“Night Culinery baru di launching, antusias masyarakat untuk berkunjung bersantai sembari menikmati kuliner di kawasan lorong basah, “ujarnya.

Dalam memenuhi pelayanan terhadap pengunjung. Untuk kelengkapannya, kita akan tambah penerangan, kursi, tong sampah dan sarana pelengkap lainnya. Nanti kita juga sediakan tempat penjualan suvenir lokal.

Sedangkan saat disinggung mengenai kemacetan akibat banyaknya pengunjung Sentra Kuliner Palembang ini, Najib menjelaskan,  pihaknya telah bekerjasama dengan Polresta Palembang dan pihak terkait lainnya untuk pengaturan lalu lintasnya.

“Sementara masih menggunakan jalur ini untuk kendaraan yang menuju Ampera. Nanti akan kita atur sedemikian rupa agar lalu lintasnya terjaga,” urainya.

Senada, Kepala Dinas Perikanan Kota Palembang Aprizal Hasyim menambahkan totalnya di sini ada sembilan pedagang yang dikarenakan bangunannya memang hanya ada sembilan kios dan dua fasilitas toilet.

“Rencananya kita akan membangun Pasar Ikan Modern (PIM) setinggi dua tingkat pada bulan April untuk membantu persediaan bahan baku kuliner di sini,” singkatnya.

print