Plh Walikota Apresiasi Bank Indonesia Luncurkan Gerbang Pembayaran Nasional

0
18
[Plh Walikota Palembang H Harobin Mustofa menerima kartu gerbang pembayaran nasional dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Selatan, Rudi Hairudin – foto Yudiansyah beritasebelas]

Yudiansyah

beritasebelas.com, Palembang – Plh Walikota Palembang Harobin Mustofa mengapresiasi langkah Bank Indonesia meluncurkan gerbang pembayaran nasional. “Dengan diluncurkannya gerbang pembayaran nasional ini diharapkan dapat membantu transaksi keuangan Pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial non tunai, elektrnisasi pembayaran tol, serta transportasi publik lainnya di Palembang” Kata Harobin

Dikatakannya, dalam sistem pembayaran di Indonesia telah resmi dilaksanakan. Hal ini seiring dengan telah di launchingnya Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) secara serentak di 17 kantor perwakilan Bank Indonesia di seluruh Indonesia, minggu (29/7).

Kampanye gerbang pembayaran nasional dipusatkan di Kawasan Kambang Iwak Palembang.

Kepala perwakilan bank Indonesia wilayah sumatera selatan, Rudi Hairudin, dalam sambutannya menyebutkan bahwa untuk mewujudkan sistem pembayaran nasional yang lancar, aman, efisien dan handal, serta terintegrasi maka diperlukan mekanisme sistem pembayaran nasional, dalam satu tatanan yang mampu memproses seluruh transaksi pembayaran ritel domestik.

“Gerbang pembayaran nasional ini menghubungkan seluruh kanal elektronik transaksi non tunai pada semua instrumen bank pada sisi pembayaran” Ungkap Rudi

Sebelumnya, lanjut Rudi,  kartu ATM atau kartu debit hanya dapat diproses pembayaran pada bank yang bersakutan.

“Namun pada kartu ATM yang berlogo GPN, akan dapat digunakan pada seluruh kanal transaksi elektronik pada bank yang ada di Indonesia dengan biaya yang lebih murah” Katanya.

Rudi menjelaskan, Berdasarkan data bank indonesia, bahwa akumulasi frekuensi transaksi menggunakan kartu ATM atau debit dari Januari sampai Juni 2018 tercatat sebesar 3,1 miliar transaksi, Dimana mengalami  0,65% pada periode sebelumnya.

“Selanjutnya dengan populasi 205 juta penduduk indonesia atau setengah dari populasi seluruh ASEAN, lebih dari 65% penduduk Indonesia berpotensi menjadi pengguna sistem pembayaran ini,”singkatnya

print