Pol PP Turunkan APK Tanpa Panwaslu

0
26

Bagus Mihargo

[Petugas Pol PP Kabupaten OKU saat menurunkan APK salah satu pasangan cagub yang ditempel dipohon-pohon kawasan Jembatan Ogan IV tanpa diawasi oleh pihak Panwaslu – foto Bagus Mihargo beritasebelas]
beritasebelas.com,Baturaja – Berdasarkan surat himbauan Panwaslu Kabupaten Ogan Komering Ulu  nomor  28/BAWASLU-PROV.SS-10/PM.01.00/ISI/2018 perihal himbauan penertiban alat peraga kampanye tertanggal 12 Februari 2018. Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai bergerak menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang disetiap sudut Kota Baturaja, Kamis 15 Februari 2018.

Pantauan awak media ini dilapangan Pol PP mulai menyusuri jalan diseputaran Kawasan Jembatan Ogan 4 dan membongkar setiap APK yang terpasang.

“Penertiban APK ini menindaklanjuti surat dari Panwas OKU perihal penertiban APK,” kata Kasat Pol PP OKU melalui Kasi Penyidik dan Penyilidikan Hennry Desmulawarman SH saat dibincangi disela-sela kegiatan penertiban.

Dikatakan Hennry, penertiban ini dilaksanakan selama satu hari, untuk hari ini kita mulai dari Jembatan Ogan 4 ke arah Simpang Unbara, Jalan Lintas Sumatera dan ke arah Bakung.

“Semestinya ada orang Panwas yang ikut dalam penertiban ini, karena ini surat dari mereka, kami hanya melakukan penertiban,”ujarnya, seraya mengatakan bahwa Panwas beralasan lagi tugas ke Palembang.

Ketika disinggung mengenai Baliho besar APK Paslon yang terpampang di Jalan Ahmad Yani, Henrry mengatakan seluruh APK akan ditertibkan, namun mereka tetap memperhatikan titik-titik yang diperbolehkan memasang spanduk.

“Selama masih ada tenaga kita semua APK kita tertibkan,” ujarnya seraya menunjukkan surat himbauan titik-titik yang diperbolehkan memasang spanduk. Sedangkan, Divisi Pencegahan Panwaslu Kabupaten OKU Yeyen Andrizal SPd mengatakan seluruh pengawasan untuk penurunan alat peraga kampanye (APK) diawasi oleh setiap Panwascam dikecamatan masing-masing.

“Untuk pengawasan penertiban APK di Kecamatan Baturaja Timur diawasi oleh Panwascam Baturaja Timur, kebetulan kita ada giat di Palembang sekarang lagi otw,” kata Yeyen.

Yeyen juga membantah jika saat penurunan APK yang dilakukan oleh Pol PP ada pihak Panwascam yang mengawasi.

“Posisi sekarang Pol PP dan Panwascam lagi istirahat itu info yang aku dapat terima kasih,”pungkasnya.

Ketua Panwaslu Anggi Yumarta menambahkan jika pihaknya menyurati Pol PP untuk menurunkan seluruh APK diwilayah OKU baru sebatas yang melanggar Perda OKU saja. Kata Anggi pihaknya belum mengetahui pasti dimana saja titik pemasangan APK.

“Kalau melanggar jelas melanggar seluruh APK, karena yang dipasang dan tersebar di OKU saat ini bukan logistik resmi dari KPU. Sudah sewajarnya diturunkan, namun kita masih terbentur dengan lokasi titik-titik pemasangan alat peraga kampanye dari KPU yang belum masukke kita,”pungkas Anggi.

Komisioner KPU Divisi SDM dan Parmas Yudi Risandi membenarkan jika APK yang terpasang di sudut-sudut Kota Baturaja semuanya ilegal, karena bukan dari KPU.

“Kita masih menunggu SK jadwal kampanye, zona kampanye, titik pemasangan APK serta timses cagub dan cawagub. Semua APK nantinya harus dari KPU, selain dari itu semuanya ilegal dan wajib untuk diturunkan,” pungkas Yudi.

print